Tip & Trik Dekorasi Ruang Bergaya Eklektis

Rooang.com | Gaya eklektis adalah kombinasi dari beberapa gaya dalam satu ruangan. Misalnya dengan menggabungkan gaya oriental dengan western, vintage dengan modern, dan etnik dengan klasik. Sah-sah saja kalau kita menginginkan banyak nuansa dalam satu ruangan, tapi perhatikan dampaknya. Salah mendekorasi malah bisa membuat ruangan jadi aneh, kurang berpadu satu sama lain. Mendekorasi ruangan dengan kesan kontras pun bisa berubah menjadi kacau.

Di sisi lain, jika Anda berhasil mendekorasi dengan gaya eklekstis, maka ruangan tersebut akan sangat menarik karena menghubungkan berbagai gaya jadi satu. Gaya eklektis bisa dibilang berhasil ketika Anda mampu meletakkan barang yang ‘aneh’ dan berbeda dalam suatu ruangan tanpa merusak keindahannya. Untuk mengombinasikan berbagai gaya, cobalah menerapkan trik-trik berikut ini.

 

Ukuran serasi


Apapun gayanya, kalau ukurannya proporsional, setidaknya ruangan akan terkesan rapi. Misalnya di ruang makan. Anda tidak harus meletakkan satu set meja dan kursi dari model yang sama. Letakkan meja kayu polos, kursi kayu profil dengan berbagai gaya, atau kursi minimalis dengan cushion. Yang penting ukurannya terlihat tidak jauh berbeda.

 

Kontraskan gaya


Yang namanya desain eklektis, ya harus terdiri dari beberapa gaya yang kontras. Akan sangat menarik jika bisa mengombinasikan tema yang saling berlawanan, misalnya gaya victoria dengan minimalis, shabby chic dengan futuristik, elemen kayu dengan elemen logam, dsb. Gaya kontras ini harus seimbang antara proporsi maupun komposisinya. Jika dalam ruangan ada 2 benda bercorak metalik, seimbangkan dengan corak matte dengan proporsi yang sama.

 

Warna monokromatik


Nah, agar semua tema bisa berpadu dengan apik, kunci paling aman adalah menyamakan warna. Lemari baju minimalis warna hitam dan tegas akan menyeimbangkan sofa berukir gaya klasik, dengan catatan sofa tersebut memiliki warna yang sama. Atau, setidaknya gunakan warna dari ‘keluarga’ yang sama alias monokrom. Warna monokrom yang bisa Anda pakai misalnya coklat, beige, dan greige; putih, abu-abu, dan hitam; atau pink, peach, dan oranye. Pilihlah warna yang monokrom, meskipun Anda meletakkan guci bergaya Cina, sofa ala Italia, atau meja khas Skandinavia.

 

Jembatani semua gaya


Terkadang gaya yang terlalu kontras membuat ruangan jadi tidak serasi. Selain mengharmoniskan gaya dengan pemilihan warna, Anda juga bisa memberikan suatu ‘jembatan’ di antara kedua gaya tersebut. Misalnya dengan meletakkan karpet wol imitasi atau dengan menggunakan warna netral sebagai background di dinding dan lantai.

 

Jangan biarkan ruangan penuh

Yang membuat kegagalan dalam mendekorasi gaya eklektis adalah banyaknya barang yang diletakkan. Memajang aksesoris memang menarik, tapi akan lebih baik jika Anda hanya meletakkan sedikit barang yang utama di ruangan tersebut. Sebuah meja kopi bergaya oriental akan lebih mampu mengekspresikan gaya ini tanpa membuat ruangan tampak seperti gudang. Pilihlah barang-barang yang perlu saja, tapi mewakili gaya yang ingin dikombinasikan.

 

Sumber:
http://www.apartmenttherapy.com
http://www.realsimple.com
http://www.houzz.com
http://www.denverpost.com

#DESIGNYOURSPACE

START A PROJECT

GET OUR BEST IN YOUR INBOX