Jangan Lakukan Hal Ini di Ruang Tamu

aturan-dalam-menata-ruang-tamu

Rooang.com | Ruang tamu akan menampilkan kesan pertama saat seseorang memasuki rumah Anda. Selain harus menatanya dengan rapi dan menjaga kebersihan ruangan ini, masalah dekorasi juga berperan sangat penting agar semua penghuni dan para tamu merasa nyaman. Apalagi, ruangan yang berada paling depan ini pastinya sering dilewati.

Agar tidak sampai terjadi kesalahan dalam menata ruang tamu, berhati-hatilah dan hindari beberapa hal berikut ini.

1. Menghalangi pintu masuk

Bayangkan ada sebuah sofa yang peletakannya menghalangi hampir separuh pintu ruang tamu. Apa yang akan terjadi? Pertama, punggung sofa akan terlihat dari luar. Yakinlah, punggung sofa itu seperti seseorang yang memunggungi Anda saat bicara: kurang etis. Kedua, Anda dan para tamu yang kesulitan masuk ruangan. Kalau yang berlalu lalang hanya Anda seorang, mungkin masih bisa ditoleransi. Tapi bagaimana jika sedang banyak tamu dari kerabat? Jadi, jangan pernah menghalangi pintu masuk. Boleh meletakkan sofa di depan pintu, dengan jarak minimal 1,5 meter ke dalam.

2. Ruang kaki yang sempit

Meletakkan furnitur berimpitan tentu akan membuat ruangan makin sesak. Kalau sekadar tempat duduk yang berimpitan antara satu dengan sampingnya, tidak masalah. Tapi untuk furnitur yang saling berhadapan, harus ada jarak 1 meter sebagai ruang kaki, agar Anda tidak melukai kaki orang lain dan tidak menggeser-geser perabot. Begitu juga dengan nakas berisi buku atau benda yang sering digunakan, harus ada ruang untuk membuka pintu laci, jongkok, ruang gerak tangan, dan ruang jalan.

3. Furnitur rapat dengan dinding

Pada area ruang tamu yang sempit, meletakkan furnitur berimpitan dengan tembok mungkin sah-sah saja. Tapi hal ini akan menyebabkan timbulnya pergesekan antara furnitur dengan dinding. Ditambah lagi pergesekan dengan korden. Akhirnya, warna dinding menjadi kusam, korden mudah rusak, dan furnitur mengalami lecet. Jika ruang tamu Anda luas, letakkan satu set sofa dan meja kopi agak ke tengah ruangan. Hal ini selain untuk melindungi perkakas dalam ruangan, juga berperan membuat ruangan tampak lebih santai dan nyaman.

4. Tidak hati-hati memilih karpet

Sebagai benda yang digunakan untuk melapisi lantai, karpet akan mudah bersinggungan dengan sofa, kursi, meja, dan furnitur lain di sekitarnya. Pernahkah Anda memperhatikan, apa jadinya karpet tersebut jika kursi sering digeser—misalnya saat dibersihkan—? Bagaimana jika karpet hanya mampu melapisi sebagian tempat kursi dan sofa, sehingga mudah tertekuk dan menggulung?

Pilihlah karpet dengan ukuran yang mampu mencakup semua area tempat duduk. Sesuaikan jenis bahannya dengan cara Anda membersihkan ruangan dan pola aktivitas penghuni rumah.

5. Sembarangan dalam pencahayaan

Bukan hanya dalam pemilihan desain lampu, tetapi juga ukuran, jumlah kadar watt, jumlah lampu, warna lampu, sampai pengaturan kabel-kabel. Jangan sampai kabel lampu duduk jauh dari stop kontak dan tidak diatur rapi, sehingga membuat penghuni sering terantuk kabel. Pilihlah lampu dengan desain yang serasi, ditata dengan rapi, menggunakan bohlam dengan watt tepat, dan mampu menunjang penampilan tiap elemen dalam ruangan.

Ada ide lain seputar cara menata ruang tamu dengan benar? Bagikan tips Anda beserta fotonya di Rooangku.

Sumber:
 www.apartmenttherapy.com

#DESIGNYOURSPACE

START A PROJECT

GET OUR BEST IN YOUR INBOX