Di Museum Ini, Gambar 2 Dimensi Tampak 3 Dimensi

IMG_1316

Rooang.com | Pekan lalu, Redaksi Rooang berkesempatan menghadiri media gathering yang digelar oleh manajemen De Mata Trick Eye Museum. Acara yang bertempat di lantai Under Ground Golden City Mall Surabaya, tepatnya di Museum 3 Dimensi De Mata Surabaya, mengundang beberapa awak media.

Museum yang sukses menghadirkan museum 3 dimensi pertama di Yogyakarta, kini hadir di Kota Surabaya dengan luas area 830 meter persegi. Manajer De Mata Surabaya, Rudi Irawan, saat media gathering pada Kamis (26/03) mengatakan bahwa De Mata Trick Eye Museum Surabaya hadir sejak 14 Desember 2014.

“Ini merupakan yang kedua terbesar di dunia setelah museum De Mata Yogyakarta,” katanya.

Tak tanggung-tanggung, museum ini menyuguhkan 104 objek gambar unik dan menarik, seperti: gambar hewan, fantasi, adventure, ikon dunia, tokoh dan movie. Tak perlu repot dan lelah berfoto, manajemen museum menyediakan kru yang akan membantu Anda untuk berfoto dan bernarsis ria. Hasilnya sangat mengejutkan! Gambar yang notabene 2 dimensi, hasilnya tampak seperti nyata alias 3 dimensi. Bagaimana bisa ya?

IMG_1304

 

IMG_1297

Bukan trick eye museum namanya kalau tidak menggunakan trik. Gambar 2 dimensi bisa terlihat nyata 3 dimensi, rahasianya adalah pada desain gambar dan lighting. Menurut keterangan dari sang manajer, De Mata memiliki tim desain grafis yang khusus merancang dan mendesain objek gambar. Tim yang diketuai oleh desainer grafis bernama Teguh ini bekerja mulai dari pemilihan objek gambar yang akan digunakan, mendesainnya agar terlihat seperti 3 dimensi dengan menambahkan bayangan di sisi-sisi tertentu, serta mencetaknya hingga gambar tampak seperti nyata. Proses editing membutuhkan ketelitian dan kejelian agar orang yang hendak berfoto di gambar tersebut seolah-olah memang berada pada kondisi yang nyata.

Selain dari desain gambar yang dirancang khusus, rahasia kedua agar gambar tampak lebih nyata adalah pada lighting atau pencahayaan.

“Ya, lighting memang sangat memengaruhi gambar yang dihasilkan pada saat pemotretan. Maka dari itu, kami juga mempunyai tim khusus untuk masalah pencahayaan. Mereka adalah para fotografer yang mengerti bagaimana mengatur cahaya di dalam ruangan,” jelas Rudi Irawan.

Rudi juga menambahkan tentang kondisi ruangan yang ada di dalam museum ini. Tinggi ruangan yang ideal menurut para timnya adalah sekitar 3-5 meter. Namun, tinggi ruangan di museum tersebut hanya 2,5 meter.

“Maka dari itu, tim fotografer kami memakai teknik khusus untuk mengakali ketinggian ruang yang tidak ideal ini,” jelas Rudi.

Amati saja lampu-lampu yang menggantung di atas dihadapkan pada sisi-sisi tertentu. Ada yang menyorot ke bawah, ke atas, ke samping, bahkan ada yang ditutupi sebagiannya. Objek gambar yang telah diberi efek bayangan di sisi tertentu, pencahayaannya diarahkan pada sisi yang sama agar pengunjung yang akan berfoto memiliki bayangan yang searah. Kedua kombinasi inilah yang bisa menjadikan objek gambar 2 dimensi tampak seperti objek gambar 3 dimensi.

IMG_1295

IMG_1271

Dari kedua rahasia itulah, De Mata Trick Eye 3D Museum mampu menghadirkan objek foto yang unik dan menarik karena tampak lebih hidup. Tengok saja hasilnya pada gambar di bawah ini.

IMG_1301

IMG_1279

IMG_1277

Anda tertarik merasakan sensasi berfoto dengan latar belakang yang unik dan menarik? Langsung saja kunjungi De Mata Trick Eye Museum di Golden City Mall Surabaya yang buka pada hari Senin – Minggu Pukul 10.00 – 21.00, dengan harga tiket Rp 35.000 per orang. Namun di Weekday harga tiket Rp 25.000 per orang.

Ssst… Ada berbagai diskon dan penawaran menarik juga lho, yaitu pemberian voucher khusus bagi Anda pelanggan Carrefour Goci dan ITC, McD Mayjen Sungkono dan Darmo, Palapa Toserba, Amazone Goci dan Bioskop 5 Dimensi Goci. Voucher yang bisa Anda dapatkan dengan pembelian nominal tertentu, dapat ditukarkan dengan tiket masuk di kasir masing-masing outlet.

 

#DESIGNYOURSPACE

START A PROJECT

GET OUR BEST IN YOUR INBOX