Gedung-CCCL2

Rooang.com | Jika suatu hari Anda berkunjung ke Surabaya, cobalah lewat di Jalan Darmokali No. 10. Anda akan menemukan bangunan yang satu ini dengan mudah. Walaupun sekarang telah menjadi Restoran 1914, namun masyarakat Surabaya masih menyimpan sejuta kenangan mengenai hiruk-pikuk bangunan tersebut. Terutama saat masih menjadi Pusat Kebudayaan Prancis atau CCCL Surabaya yang sekarang telah berganti nama menjadi Institut Français Indonesia – Surabaya atau IFI Surabaya.

Gedung eks CCCL itu dibangun pada 1913 sampai 1914. Angka tahun peresmiannya dapat diketahui dari emblem bangunan yang tertulis di sana: ANNO 1914. Pada awal dibangun, gedung ini merupakan tempat tinggal milik Tan Hie Sioe. Lantas pada 1967 beralih fungsi menjadi Konsulat Prancis sekaligus Pusat Kebudayaan Prancis.

Gedung CCCL1

Sumber: Dokumentasi IFI Surabaya (CCCL Surabaya)

Banyak yang menyangka bahwa yang telah merancang gedung tersebut adalah C. Citroen yang populer pada tahun 1920-an. Beliau adalah suhu gaya arsitektur De Stijl yang menekankan struktur asimetris, elemen geometri sederhana, atap datar, dan elemen garis-garis horizontal dan vertikal yang dipulas dengan cat berwarna netral, seperti putih atau abu-abu cerah.  Tapi, usut punya usut, perancang bangunan eks CCCL tersebut ternyata adalah Fritz Joseph Pinédo, seorang arsitek Belanda keturunan Brasil.

Pinédo muda lulus sebagai arsitek pada 1911 di Waterstaat en ‘s Lands Burgerlijke Openbare Werken di Semarang yang merupakan Kantor Departemen Pekerjaan Umum Hindia Belanda. Dia pernah menjadi direktur dari biro arsitek Pinédo di Surabaya. Pada 1936 sampai 1939 dia tinggal dan bekerja di Jepang. Kemudian ia beremigrasi ke Rio de Janeiro Brasil pada 1954 lantas kembali ke Indonesia pada tahun 1968. Sang arsitek jenius ini tutup usia pada 1976 di negara leluhurnya, Brasil, setelah menyelesaikan beberapa buah proyek. Selain bangunan eks CCCL, Pinédo pulalah yang merancang Hotel Kartika Chandra di Jakarta, Gedung BII di Surabaya yang dulu bernama Nuts Spaarbank, Hotel Niagara di Lawang, Jawa Timur, dan masih banyak lagi.

414px-Fritz_Joseph_Pinédo

image credit

Pinédo memiliki rancangan yang berani karena menggabungkan gaya arsitektur tradisional Joglo Jawa dengan gaya arsitektur Belanda. Kita bisa saksikan gedung eks CCCL ini sangat kaya akan ornamen, warna dan dekorasi, jauh dari kesan sederhana, geometris, garis-garis, dan atap datar. Dan, yang paling kentara lagi adalah nuansa Jawa pada bangunan tersebut yang ditandai dengan atap genting tanah liat dan dekorasi khas Joglo, serta ruh arsitektur Belanda yang dapat dilihat dari  bagian muka bangunan yang dilengkapi dengan pilar-pilar kokoh serta lampu-lampu hias ala Belanda.

Salah satu ornamen yang ada di setiap titik penting pada bangunan, sekaligus menjadi ciri khas bangunan eks CCCL, ini adalah bentuk ukiran bunga teratai, yang kemudian menjadi trademark CCCL Surabaya. Dan, ternyata salah satu ciri khas Joglo adalah ukiran hias bunga teratai merah yang dalam bahasa Sansekerta disebut padma. Teratai merah atau padma merupakan simbol dari kekokohan, keteguhan, dan tidak mudah tergoyahkan dari segala macam bencana yang menimpa.

Logo CCCL Surabaya

Sumber: Dokumentasi IFI Surabaya (CCCL Surabaya)

Selain simbol kekokohan, ternyata teratai juga merupakan simbol dari kesucian Tuhan. Bunga teratai memiliki 8 helai daun bunga yang melambangkan 8 arah penjuru mata angin. Ini merupakan representasi keberadaan Tuhan yang ada di mana-mana. Puncak mahkota merupakan symbol kedudukan Tuhan yang paling tinggi.

Sampai sekarang, ada sebuah misteri yang belum terpecahkan, mengapa Pinédo memilih simbol teratai sebagai simbol utama bangunan? Apakah karena pesanan dari pemilik rumah tersebut atau memang keinginannya sendiri?

Hanya waktu yang dapat menjawabnya. Sekarang yang bisa kita lakukan adalah mengapresiasinya dan mempertahankannya sebagai bangunan bersejarah warisan budaya kolonial yang menjadi saksi perubahan zaman di Surabaya.

CCCL Surabaya

Sumber: Dokumentasi IFI Surabaya (CCCL Surabaya)

Sumber :

rasanrasan.wordpress.com

nl.wikipedia.org

thejakartapost.com

uun-halimah.blogspot.com

id.wikipedia.org

Dokumentasi IFI Surabaya (CCCL Surabaya )

0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5


Loading…

SHARE YOUR LIFE TIPS!

Kamu punya konten yang menarik mengenai ruangmu, tempat tinggalmu, atau kehidupanmu? Share di Rooang.com, dan biarkan karyamu menginspirasi para pembaca di seluruh Indonesia!