Mezzanine, Inspirasi Ruang Antara yang Fleksibel dan Bebas Ribet

Art-filled-mezzanine-level-used-as-a-creative-hub

Rooang.com | Mezzanine berasal dari bahasa Italia, yakni ‘mezzano’ yang berarti tengah. Sesuai dari asal katanya, mezzanine adalah lantai tambahan yang berada di antara lantai dasar dan atas. Semenjak pertama kali dicetuskan, mezzanine ini dengan cepat langsung menjadi populer di rumah-rumah dan apartemen modern dunia barat.

Mezzanine menyajikan perluasan ruang dengan kompak, tanpa memberikan struktur tambahan ke luar. Sering mezzanine ditemukan pada rumah dengan langit-langit yang tinggi serta pada studio apartemen yang menginginkan lantai tambahan.

image credit

Ruang tinggal yang menjadi kebutuhan primer bagi manusia, saat ini keberadaannya semakin hari semakin terbatas. Maka, konsep mezzanine ini memberikan solusi tepat guna bagi Anda yang menginginkan perluasan ruang ke arah vertikal dengan tanpa harus merenovasi bagian atap rumah.

Syarat yang dibutuhkan untuk membangun mezzanine di rumah Anda, tentu saja adalah tinggi atap plafon yang harus memadai yakni setidaknya 7 meter. Hal ini dibutuhkan untuk memberikan ruang yang cukup untuk langit-langit mezzanine dan lantai di bawahnya.

image credit

image credit

Mezzanine dapat digunakan untuk menggabungkan perpustakaan rumah, kamar tidur tambahan untuk para tamu, sebuah studio seni yang menampilkan semua karya kreatif Anda, atau bahkan ruang kerja yang menawarkan banyak privasi.

‘Ruang antara’ ini juga dapat diselipkan di antara dua lantai reguler dan dapat membentuk ruang penghubung yang indah, yang dapat digunakan sebagai ruang bermain terbuka untuk anak-anak sehingga memungkinkan Anda untuk mengawasi mereka setiap saat.

image credit

Nah, jika sobat Rooang tertarik untuk membangun mezzanine di rumah, baiknya perhatikan hal-hal di bawah ini.

1. Ukuran Ruangan : Ukuran dan bentuk mezzanine tergantung dengan luas ruangan. Jika ruangan Anda kecil, jangan paksakan untuk membuat mezzanine yang besar. Ini akan membuat ruangan Anda tampak pendek dan sesak.

Buat mezzanine dengan tinggi tidak melebihi 2,7 – 3 meter. Sebab, mezzanine yang tinggi memaksa Anda harus memiliki langit-langit yang tinggi pula. Jika tidak mezzanine jadi tidak nyaman karena gerah. Mezzanine yang terlalu tinggi juga lebih rawan—jika Anda terjatuh.

2. Fungsi : Sebelum membangun mezzanine, tentukan dulu fungsinya. Pastikan ukuran ruangannya sesuai dengan fungsi yang Anda inginkan. Mezzanine dengan ukuran kecil dapat digunakan sebagai perpustakaan, tempat ibadah, ruang bermain, atau ruang kerja mungil.

3. Material : Karena mezzanine ini merupakan ruang tambahan, kesannya seperti semi permanen. Namun, Anda tetap wajib memperhatikan segi keamanan dan kekuatan konstruksi. Mezzanine umumnya dibuat dari bahan kayu, baja ringan, beton ringan, atau jika ingin membuat kesan terbuka dan terang, Anda dapat menggunakan unsur kaca.

Untuk material lantai mezzanine, gunakan papan kayu kamper atau Anda juga bisa menggunakan multipleks ketebalan 18-24 mm lalu ditutup dengan karpet.

4. Ruang Bawah : Ruang di atas dan bawah mezzanine harus nyaman untuk beraktivitas. Ruang bagian bawah mezzanine dapat difungsikan sebagai ruang makan atau ruang kerja. Akan tetapi jika tingginya tak memungkinkan, ruang bawah mezzanine dapat dibuat tempat menyimpan barang. Gunakan struktur rangka tunggal pada kuda-kuda pada lantai bawah agar tidak semakin sempit.

5. Pencahayaan dan Sirkulasi Udara : Gunakan pencahayaan yang tepat, yang disesuaikan dengan fungsi yang Anda inginkan. Jika perlu buatlah saklar pengontrol lampu di ruang antara tersebut dari lantai bawah, agar jika tidak dipakai Anda bisa mematikannya sewaktu-waktu dari bawah.

Saat musim panas, suhu di ruang antara kerap menjadi panas juga. Untuk itu, ada baiknya Anda memasang insulator atau membuat mezzanine terbuka yang membuat sirkulasi udara berjalan dengan baik.

Sebaiknya, Anda juga membuat jarak antara rangka konstruksi mezzanine dengan dinding. Hal ini dilakukan untuk menjamin kelancaran sirkulasi udara dan juga mengurangi hawa panas.

5. Tangga dan Furnitur : Buatlah desain tangga dan furnitur se-minimalis dan se-efisien mungkin. Jangan sampai tujuan Anda membangun mezzanine yang semula adalah menghemat ruang, malah akan menambah sesak ruangan.

Gunakan material tangga dan furnitur yang ringan sehingga lebih mudah untuk dipindahkan dan tidak terlalu membebani konstruksi mezzanine.

image credit

Sobat Rooang tertarik untuk membangun mezzanine di rumah? Coba konsultasikan dulu dengan arsitek dan desainer interior kepercayaan Anda sebelum mulai membangunnya. Selamat mencoba!

#DESIGNYOURSPACE

START A PROJECT

GET OUR BEST IN YOUR INBOX