0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
door_5481543
Pintu utama menjadi perwakilan dari konsep besar desain rumah sobat. Sumber: pinerest.com

Rooang| Pintu utama atau yang lebih dikenal sebagai pintu masuk rumah adalah salah satu hal pertama yang dilihat saat melihat atau masuk ke dalam rumah. Bagaikan mata pada manusia yang mewakili kondisi manusia, pemilihan warna, gaya, dan kondisi pintu mencakup sebagian besar dari bagaimana properti terlihat dari luar.

Pintu utama seringkali terpapar curah hujan, dipanggang di bawah sinar matahari, dan disapu angin dan kotoran. Pintu masuk adalah pintu pertama yang digunakan pengunjung di rumah. Oleh sebab itu, sebaiknya sobat memastikan keadaan pintu utama terawat dengan sempurna. Berikut Rooang akan memberi sobat tips merawat pintu utama.

Menggunakan dua jenis bahan untuk pintu utama memiliki banyak keuntungan. Sumber: pixabay.com
Menggunakan dua jenis bahan untuk pintu utama memiliki banyak keuntungan. Sumber: pixabay.com

Jenis Bahan
Jika pintu utama terbuat dari kayu, kemungkinan untuk membengkak, menyusut, dan melengkung bisa terjadi dari waktu ke waktu. Hal ini, bisa menyebabkan celah pintu semakin besar serta memudahkan debu untuk masuk. Cara terbaik untuk mencegah hal ini adalah dengan memastikan bahwa pintu kayu sobat benar-benar dilapisi. Jika sudah telanjur lengket, pintu dapat dipangkas dan diampelas, kemudian disegel kembali.

Sebuah pintu fiberglass tidak akan bermasalah yang sama dibandingkan pintu kayu. Pintu high end fiberglass membutuhkan sedikit perawatan, dan berfungsi dengan baik sehingga menciptakan tampilan dan nuansa dari pintu kayu, meskipun kombinasi ini sedikit lebih mahal.

Pintu berbahan kayu memiliki banyak kemungkinan untuk rusak. Sumber: pinterest.com
Pintu berbahan kayu memiliki banyak kemungkinan untuk rusak. Sumber: pinterest.com

Penampilan
Baik pintu utama dari kayu maupun fiberglass perlu perawatan setiap beberapa tahun sekali untuk menjaga penampilannya. Jika pintu terkena banyak sinar matahari langsung, pastikan sobat menggunakan cat atau bahan pelapis yang diformulasikan untuk menyerap cahaya ultraviolet.

Hal ini akan membantu warna bertahan lebih lama. Jika pintu kayu terkena banyak curah hujan dan kelembaban, coba untuk melapis ulang semua permukaan (termasuk atas dan bawah) dengan cat kualitas tinggi atau pernis.

Pintu Fiberglass lebih mudah dalam perawatan meskipun memiliki harga jual yang cukup mahal. Sumber: pinterest
Pintu Fiberglass lebih mudah dalam perawatan meskipun memiliki harga jual yang cukup mahal. Sumber: pinterest

Warna
Warna pintu utama adalah pernyataan tentang rumah itu sendiri. Rooang menyarankan agar sobat menggunakan warna soft untuk pintu utama sobat. Dengan warna yang lebih ringan, pintu tersebut akan memiliki daya tahan yang baik dari waktu ke waktu. Oleh sebab itu, akan membutuhkan lebih sedikit pemeliharaan.

Warna soft pada pintu lebih bersahabat dengan perubahan cuaca. Sumber: pixabay.com
Warna soft pada pintu lebih bersahabat dengan perubahan cuaca. Sumber: pixabay.com

Itu tadi beberapa cara yang bisa sobat lakukan untuk merawat pintu utama rumah sobat. Ingat bahwa kesan pertama pengunjung rumah bisa dilihat dari pintu utama. Bijaklah dalam memilih bahan dan merawatnya. Masih butuh info soal memilih pintu atau furniture lainnya? Langsung saja diskusi dengan profesional designer sobat disini.