Ridwan Kamil Menyentuh Hati Dengan Karya Arsitekturnya

RX-x4eQA
Ridwan Kamil. http://akhsadew.blogspot.co.id/

Ridwan Kamil, Wali Kota Bandung ini juga terkenal sebagai salah satu arsitek ternama sebelum menjadi Wali Kota Bandung. Karya-karya hasil arsitekturnya tidak hanya terkenal dengan faktor estetikanya yang memukau namun juga dikenal dengan maksud dan tujuan yang mendalam dibalik proses perancangannya. Karya apa saja sih yang menyentuh hati banyak orang ini?

Museum Tsunami Aceh

Sumber : https://www.pegipegi.com/
Sumber : https://www.pegipegi.com/

Berbicara mengenai Aceh, tentunya kita tidak bisa melupakan peristiwa gempa bumi yang terjadi pada tanggal 7 Desember 2016 yang lalu, sobat rooang. Musibah gempa bumi yang terjadi di Aceh ini memang bukan yang pertama kali terjadi namun duka kepedihan akibat gempa bumi dan tsunami 12 tahun yang lalu tepatnya di tanggal 26 Desember 2004, masih sangat jelas terasa di ingatan masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Aceh.

Sumber : http://nurizzatiulfa.blogspot.co.id/
Sumber : http://nurizzatiulfa.blogspot.co.id/

Hingga pada akhirnya Pemerintah  Republik Indonesia pada tahun 2007 mengadakan sayembara untuk membuat sebuah bangunan museum yang bertujuan untuk mengenang para korban bencana gempa bumi dan tsunami serta sebagai simbol kebangkitan dan kekuatan masyarakat Aceh untuk terus hidup dan maju dalam melangkah menghadapi masa depan. Lalu, Ridwan Kamil pun ikut serta berpartisipasi dalam sayembara tersebut dan tanpa disangka berhasil menjadi juara atau pemenang dalam sayembara tersebut sehingga hasil rancangannya dibangun.

Akses masuk. Sumber : http://www.sarahjalan.com/
Akses masuk. Sumber : http://www.sarahjalan.com/

Bangunan Museum Tsunami Aceh ini terletak di Jalan Iskandar Muda, Aceh. Konsep utama dari Museum Tsunami Aceh ini adalah mengadaptasi konsep rumah panggung yang lazim digunakan di daerah Sumatera. Beragam benda dan koleksi dipamerkan di dalam museum ini. Terdapat pula simulasi elektronik tentang peristiwa gempa bumi dan tsunami, sebagai bentuk edukasi kepada pengunjung museum. Museum Tsunami Aceh ini dirancang menggunakan sebuah struktur yang berbentuk empat lantai dengan dinding lengkung yang pada bagian luarnya mengaplikasikan penggunaan secondary skin berbentuk vertikal.

Sumber : http://makassar.tribunnews.com/
Sumber : http://makassar.tribunnews.com/
Ruangan sumur doa. Sumber : http://www.bersatulah.com/
Ruangan sumur doa. Sumber : http://www.bersatulah.com/

Ruangan yang biasanya membuat para pengunjung MuseumTsunami Aceh merinding, haru, berkaca-kaca hingga menangis adalah ruangan sumur doa ini, sobat! Ruangan yang didesain gelap dengan dinding yang bertuliskan nama-nama korban bencana gempa bumi dan tsunami serta di bagian atap terdapat lafadz “Allah”menjadikan ruangan ini dijadikan simbol untuk mendoakan semua para korban dalam bencana memilukan tersebut.

Masjid Al-Irsyad

Sumber : http://www.gadis.co/
Sumber : http://www.gadis.co/

Karya arsitektur ridwan kamil berikutnya yang menyentuh hati adalah Masjid Al-Irsyad yang berada di Jl. Parahyangan Km 2,7 Kota Baru Parahyangan, Bandung, Jawa Barat. Masjid Al-Irsyad ini memang suda terkenal sebagai salah satu masjid unik yang menyimpan kekuatan religius di dalamnya.

Sumber : http://rudhymlakumlaku.blogspot.co.id/
Sumber : http://rudhymlakumlaku.blogspot.co.id/

Kesan religius yang menyentuh hati tersebut terlihat dari interior masjid yang dirancang dengan sedikit berbeda dengan masjid-masjid pada umumnya. Pada area dekat mimbar (tempat imam memimpin sholat) diberikan sebuah hamparan kolam yang luas disertai dengan bentuk bola besi dengan tulisan lafadz “Allah” sebagai pusat dan sumber tujuan doa-doa kita dalam sholat. Dengan suasana interior yang cenderung temaram maka sangat mendukung suasan proses kita berdoa, sobat rooang!

Masjid Baiturrahman (Kopeng Merapi)

Sumber : http://www.uncubemagazine.com/
Sumber : http://www.uncubemagazine.com/

Masjid ini dirancang oleh Ridwan Kamil sebagai bentuk kepedulian Ridwan Kamil terhadap bencana alam letusan Gunung Merapi pada tahun 2010 yang lalu. Dan masjid ini merupakan salah satu proyek corporate social responsibility (CSR) Baitul Maal Muamalat. Masjid ini sangat sesuai dengan kondisi iklim di Indonesia karena menggunakan bata bekas dan atap susun tradisional Jawa dengan mengaplikasikan banyak bukaan-bukaan kecil di dinding masjid yang akan menghasilkan permainan bayangan yang cantik! Bukaan masjid dibuat menggunakan susunan bata yang membentuk kaligrafi lafadz “Allah”. Bukaan itu memungkinkan banyak cahaya dan udara yang bebas masuk ke dalam masjid, dan karena lokasi masjid di kaki gunung membuat temperatur rata-rata di dalamnya adalah 16-17 derajat celcius, sehingga untuk menjaga temperatur agar tidak bertambah dingin, bukaan-bukaan di masjid ditutupi menggunakan kaca.

Sumber : http://www.uncubemagazine.com/
Sumber : http://www.uncubemagazine.com/

Material dominan Masjid Baiturrahman merupakan batu bata abu vulkanik dan batu lokal untuk lantainya. Struktur bangunan diperkuat menggunakan kerangka beton sebagai bentuk antisipasi karena lokasi masjid yang berada di daerah rawan bencana. Interior di dalam masjid semakin indah ketika sinar matahari menyapu masjid dan masuk melalui komposisi batu bata sehingga menciptakan bayangan tak terduga.

Sumber : http://www.uncubemagazine.com/
Sumber : http://www.uncubemagazine.com/
Sumber : http://www.uncubemagazine.com/
Sumber : http://www.uncubemagazine.com/
Sumber : http://www.uncubemagazine.com/
Sumber : http://www.uncubemagazine.com/

Secara tidak langsung, konsep permainan cahaya dan bayangan di dalam masjid ini membuat perasaan religius dan ‘khusu’ beribadah lebih terasa, sobat! Lebih menyentuh hati, deh!

#DESIGNYOURSPACE

START A PROJECT

GET OUR BEST IN YOUR INBOX