Mengatasi Tembok Retak Dalam Waktu Singkat

Sumber: http://www.nikolatesla.co/
Sumber: http://www.nikolatesla.co/

Sobat mengalami masalah pada tembok rumah Sobat misalnya tembok rembes, berlumut atau retak? Masalah yang didapat dari tembok-tembok tersebut biasanya sangat sering ditemui pada rumah yang sudah tua. Atau jika tembok Sobat retak, bisa jadi ada kesalahan pada konstruksi bangunannya. Tembok yang retak ini sangat tidak enak dipandang dan tentunya Sobat harus segera mencari solusinya.

[Baca juga: Penyebab Tembok Rembes dan Cara Mengatasinya ]

Rooang akan memberikan beberapa cara mudah untuk mengidentifikasi tembok retak serta cara menanganinya dengan cepat.

Jenis Tembok Retak

Sumber: deviantart.net
Sumber: deviantart.net

Hairline Cracks

Retakan tembok jenis ini amatlah halus menyerupai helai rambut. Tipe retakan ini bukanlah masalah yang serius serta karena tekstur dan penampakannya yang terlihat halus akan tidak terlihat dari kejauhan.

cracked_drywall
Sumber: bobvila.com

Spreading Cracks

Apabila keretakan tembok banyak, menjalar panjang hingga bercabang-cabang hal ini mengindikasikan bahwa keretakan pada tembok sudah cukup serius. Jika dibiarkan tembok bisa berlubang dan bahkan runtuh sewaktu-waktu. Sobat harus segera memperbaikinya.

Sumber: http://www.peluangproperti.com/
Sumber: http://www.peluangproperti.com/

Wide Cracks

Jika tembok rumah Sobat retak dengan cara melebar namun tidak menyebar ataupun menjalar, Sobat bisa memperbaikinya dengan cara diamplas.

Cara Mengatasi

Setelah mengetahui jenis-jenis dari tembok retak yang biasanya sering dialami kebanyakan orang, Rooang akan memberikan langkah-langkah untuk mengatasi tembok yang sudah terlanjur retak.

Alat yang diperlukan:

  • Dempul
  • Plester drywall
  • Spackle
  • Pasir
  • Cat
  • Pisau/scrab
  • Amplas

Step 1

Bersihkan retakan dinding dari kotoran semisal debu atau lumut yang bersarang di dalamnya. Sobat bisa menggunakan pisau atau kuas yang besar.

Step 2

Setelah tembok retak bersih, Sobat bisa mengisinya dengan spackle atau campuran semen, air dan pasir halus yang diaduk menjadi satu. Gunakan dempul untuk membersihkan luberan dari spackle sehingga dinding menjadi rata.

 Step 3

Setelah proses menambal menggunakan spackle selesai, saatnya Sobat menutupnya dengan plester drywall. Perkirakanlah penggunaan plester agar penggunaannya hemat.

Step 4

Setelah diplester, lapisi kembali retakan dengan spackle. Ratakan dari luberan menggunakan pisau dempul. Ulangi berkali-kali hingga retakan tidak lagi terlihat.

Step 5

Haluskan permukaan tambalan menggunakan amplas. Sebisa mungkin hilangkan benjolan bekas tambalan sehingga dinding bisa kembali halus.

Step 6

Setelah seluruh proses selesai, Sobat bisa mengecat permukaan tambalan menggunakan warna cat yang sama pada seluruh dinding. Jika Sobat kesulitan menemukan warna yang sesuai, Sobat bisa sekaligus mengecat ulang seluruh permukaan dinding dengan warna yang berbeda.

[Baca juga: Cara Mengecat Tembok Murah dan Mudah ]

#DESIGNYOURSPACE

START A PROJECT

GET OUR BEST IN YOUR INBOX