Lantai Indah dan Natural dengan Terakota

Sumber: Pinterest

Apakah Sobat pernah mendengar terakota? Jika belum, terakota merupakan salah satu material bangunan yang terbuat dari tanah liat yang dibakar. Salah satu contoh terakota yang sering kita jumpai adalah batu bata merah yang biasa digunakan sebagai material dasar pembangunan dinding rumah. Namun selain penerapan pada dinding, terakota juga bisa diterapkan sebagai lantai rumah lho.

Kebanyakan pengrajin terakota masih menggunakan cara tradisional dalam proses pembuatannya. Walaupun ada juga yang menggunakan mesin, namun mesin tersebut digunakan hanya sebagai alat untuk mencetak tanah liat dan itu pun juga digerakkan dengan tangan.

Sumber: Pinterest
Sumber: Pinterest

Keunikan

Bahan dasar terakota adalah dari tanah liat yang dibakar pada suhu rendah, dan karena hasilnya yang berwarna kecoklatan seperti tanah, maka lantai ini akan memberikan kesan natural pada rumah Sobat. Biasanya antara satu lantai terakota dengan lantai lainnya akan memiliki perbedaan bentuk, akibat dari proses pembuatannya yang masih tradisional. Tapi justru disitu letak keunikannya, karena jika ditata dengan baik akan menimbulkan kesan yang bernuansa seni tinggi.

Sumber: Pinterest
Sumber: Pinterest

Bermacam Bentuk Terakota

Namun saat ini terakota memiliki standar ukuran tersendiri, meskipun proses pengerjaannya dilakukan secara tradisional. Bentuk yang umum dipakai adalah bujung sangkar, persegi enam dan segi enam. Ukurannya berkisar antara 12 hingga 40 sentimeter. Warnanya kebanyakan adalah warna merah kecoklatan seperti warna batu bata, namun mulai banyak kreasi warna dan bentuk terakota yang unik.

Sumber: http://www.apartmenttherapy.com/
Sumber: http://www.apartmenttherapy.com/

Ciri Khas

Ciri-ciri yang sangat khas dan paling gampang dikenali dari keramik terakota yaitu adanya pori-pori besar pada permukaannya. Dan pori-pori ini lebih besar dari lantai jenis lain semisal marmer, keramik, batu granit dan sebagainya. Namun sifatnya memang lebih lunak, tak keras seperti lantai lainnya. Penerapannya pun juga bisa disesuaikan dengan keinginan, bisa di ruang tamu, dapur, ruang makan dan tempat lainnya. Tapi ada baiknya untuk tak menerapkannya ke dalam kamar mandi, karena daya serapnya pada air yang cukup tinggi. Hal ini akan menyebabkan lumut di kamar mandi, dan tentunya akan sangat tidak sedap dipandang.

Sumber: http://www.apartmenttherapy.com/
Sumber: http://www.apartmenttherapy.com/

 Kelebihan

Permukaannya yang lunak membuat kaki lebih nyaman saat menginjakkan, serta menimbulkan sensasi dingin dari tanah liat. Namun saat musim dingin, justru lantai terakota akan memberikan sensasi hangat. Hal yang paling penting, Sobat tak perlu takut tergelincir karena lantai ini sangat mudah menyerap air dan tentu akan terhindar dari lantai yang licin.

#DESIGNYOURSPACE

START A PROJECT

GET OUR BEST IN YOUR INBOX