Asyiknya Diskusi Bareng Arsitek, di Huni Komunal Architecture Exhibition

Sumber : Huni Komunal Architecture Exhibition 2017

Ajang diskusi atau ngobrol santai memang salah satu cara efektif untuk menyampaikan ide atau gagasan baru mengenai sebuah informasi. Hal itulah yang dicoba para arsitek untuk bisa mempermudah pendekatan terhadap masyarakat. Seperti yang kemarin dilakukan oleh para arsitek yang ada di Jakarta, sobat! Ingin tahu seperti apa kegiatan dan acara diskusinya! Yuk, simak ulasannya hanya di Rooang!

Sumber : Huni Komunal Architecture Exhibition 2017
Sumber : Huni Komunal Architecture Exhibition 2017

Acara diskusi seru ini diadakan pada Hari Sabtu tanggal 1 April 2017, di Kedai Ketan Susu – Jakarta Selatan sobat! Acara ini diberi nama “Huni Komunal” yang akan bercerita dan berdiskusi, soal bagaimana tentang konsep pemukiman di masa depan! Konsep pemukiman memang selalu menjadi topik pembicaraan hangat di antara para arsitek. Konsep kota yang harus selalu memenuhi kebutuhan hidup manusia, berjalan tidak beriringan dengan jumlah populasi yang terus meningkat dua kali lipat setiap tahunnya. Sehingga muncul konsep untuk menciptakan hunian komunal.

Sumber : Huni Komunal Architecture Exhibition 2017
Sumber : Huni Komunal Architecture Exhibition 2017

Dan mengenai judul acara yaitu “Huni Komunal” sendiri memiliki arti yaitu bagaimanakah konsep pemukiman yang baik untuk para masyarakat Indonesia yang dikenal suka hidup berkelompok atau komunal. Masyarakat komunal juga bisa diartikan sebagai masyarakat yang mau hidup secara berkelompok atau bersama-sama dari bawah hingga mencapai sebuah tingkatan fase dan status hidup yang lebih baik. Karena di masa serba modern ini semua orang fokus pada kehidupan pibadi dan tidak lagi mempedulikan kebersamaan yang sebenarnya adalah identitas masyarakat Indonesia.

Sumber : Huni Komunal Architecture Exhibition 2017
Sumber : Huni Komunal Architecture Exhibition 2017

Untuk itu, para arsitek muda Jakarta bersepakat untuk menggelar acara diskusi sekaligus pamer karya yang juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai konsep pemukiman di masa depan. Acara ini diikuti oleh  Andi Pratama (ANDP arsitek), Aribowo D. Sukaton (ADS studio), Erick Budhi & Budiarti Prananingrum (BEstudio), Farrizky Astrawinata & Priyanto (Moreids), Michael J. Brohet (MJB architects), Noerhadi Kritz (RDMA), dan Sigit Kusumawijaya (SIG РSigit.Kusumawijaya). Para arsitek muda yang mengikuti acara ini mempunyai pandangan yang berbeda-beda mengenai konsep pemukiman komunal masa depan di sebuah kota.

Berikut hasil karya para arsitek yang mengikuti diskusi #HUNI_KOMUNAL , sobat Rooang :

Sigit Kusumawijaya| architect & urban-designer (SIG)

Beliau mengenalkan sebuah konsep urban farming (pertanian di area perkotaan) di proyeknya yang terletak di Cipete, Jakarta Selatan. Konsep urban faming pada skala hunian ini bertujuan untuk mengenalkan gaya hidup yang sehat dengan cara menanam tanaman pangan (seperti sayuran, obat-obatan, buah-buahan) daripada hanya menanam tanaman hias, dengan visi untuk menuju kemandirian pangan yang dimulai dari level keluarga. Penyewa kos pun dapat teredukasi untuk hidup lebih sehat dan dapat ikut berkebun dengan pemilik di kebun yang terdapat hampir di seluruh area bangunan.

Sumber : Huni Komunal Architecture Exhibition 2017
Sumber : Huni Komunal Architecture Exhibition 2017
Sumber : Huni Komunal Architecture Exhibition 2017
Sumber : Huni Komunal Architecture Exhibition 2017

#DESIGNYOURSPACE

START A PROJECT

GET OUR BEST IN YOUR INBOX