0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
photo
Sumber: http://www.christies.com

Saat dihadapkan pada berbagai macam bohlam lampu yang memiliki bentuk apik dan unik, Sobat sering kebingungan memilih bohlam manakah yang tepat untuk ruangan di rumah Sobat? Memang, bentuknya yang sangat banyak tak bisa dipilih secara sembarangan, jika Sobat menginginkan estetika yang terjaga di dalam ruangan Sobat. Namun jika Sobat merasa bingung dengan hal ini, sekarang tidak perlu khawatir. Karena Rooang akan mengatasi masalah kebingungan itu.

Ada beberapa cara yang bisa Sobat jadikan pedoman dalam memilih bohlam lampu yang tepat untuk ruangan. Simak yuk!

Warna cahaya lampu

Sumber: http://www.solarlightaustralia.com.au
Sumber: http://www.solarlightaustralia.com.au

Cahaya pada sebuah bohlam lampu akan dinyatakan dengan Kelvin atau K. Semakin tinggi satuan K pada sebuah bohlam (biasanya dinyatakan dalam angka ribuan), maka cahaya yang dihasilkan akan putih kebiru-biruan. Jika semakin rendah, maka akan semakin kuning kemerah-merahan.

Pemilihan jenis cahaya ini harus disesuaikan dengan tempat atau ruangan yang akan Sobat pasangi lampu. Jika berada di kamar tidur, ada baiknya memilih bohlam dengan cahaya yang kuning atau sedikit redup. Jika di ruang kerja atau ruang belajar, pasanglah dengan cahaya yang terang.

Kekuatan cahaya bohlam

Sumber: http://blog.lightingever.co.uk
Sumber: http://blog.lightingever.co.uk

Ada sebuah satuan yang membedakan kuatnya sebuah cahaya, yaitu cahaya lumens. Semakin besar lumens, maka semakin terang pula cahaya yang dihasilkan. Lampu yang baik idealnya adalah ratio lumennya tinggi diatas 50 lm/W. Bahkan kini lampu-lampu hemat energi di pasaran sudah ada yang lumen per wattnya cukup tinggi, yaitu 60 lm/W. Untuk sebuah ruangan yang digunakan sebagai tempat bersantai, pilihlah jenis bohlam dengan lumens yang rendah. Sebagai gambaran misalnya ruangan Sobat berukuran 9 meter persegi dan berfungsi sebagai kamar tidur, kebutuhan lampunya sekitar 300 lumens sudah cukup untuk menerangi kamar tidur tersebut.

Studio lukisan

Sumber: http://blog.louielighting.com
Sumber: http://blog.louielighting.com

Jika kebetulan Sobat hobi melukis dan ingin memamerkan hasil lukisan Sobat dengan cara menerangi pada satu obyek lukisan itu saja, maka Sobat perlu bohlam lampu spot atau design lighting. Lampu jenis ini memang dirancang khusus untuk membuat fokus pada penerangan sebuah obyek, seperti misalnya karya seni.

Nah itu dia tips memilih bohlam lampu yang disesuaikan dengan jenis kebutuhan Sobat. Jangan lupa simak tips dan trik lainnya dari Rooang.