1 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 5
Loading...
SOURCEFurnizing
rumah kangaroo di korea selatan
Sumber : archdaily

Pernah dengar ga sih sobat, soal rumah kangaroo di Korea Selatan? Bukannya kangaroo adanya hanya di Australia ? Biar ga penasaran, kita simak dulu deh, cerita soal rumah kangaroo di Korea Selatan berikut ini.

Rumah Kangaroo di Korea Selatan, Berikut Punya Fasad Berlubang yang Unik

Disebut dengan nama ‘Rumah Kangaroo di Korea Selatan’ di kalangan penikmat desain arsitektur dan interior, sebab dari tampak depan rumah ini seperti punya lubang di bagian depan. Yang mirip kantung di binatang kangaroo yang merupakan binatang kebanggaan Australia.

Coba diperhatikan, mirip ga sama kangaroo ? 
rumah kangaroo di korea selatan
Sumber : archdaily

Rumah kangaroo ini berlokasi di Korea Selatan tepatnya di Gyeonggi-do, yang merupakan rumah untuk dua keluarga yang tinggal bersama. Keluarga tersebut adalah keluarga anak lelakinya dan keluarga orang tuanya. Sering kita amati orang yang sudah menikah biasanya akan tinggal terpisah dengan orang tuanya. Namun berbeda dengan pemilik rumah yang satu ini. Dia ingin mereka semua tinggal di satu rumah daripada tinggal di sebuah apartemen.

rumah kangaroo di korea selatan
Sumber : archdaily

Dengan luas area sekitar 222 meter persegi, Hyunjoon Yoo Architect, selaku arsitek mulai menggarap permintaan sang pemilik rumah. Rumah itu tentunya harus terlihat sebagai satu bangunan dari luar, meskipun di dalamnya akan ada dua rumah. Sang arsitek pun mengambil inspirasi dari hewan kanguru yang memiliki kantung untuk membawa anak di perutnya.

rumah kangaroo di korea selatan
Sumber : archdaily
rumah kangaroo di korea selatan
Sumber : archdaily

Untuk membuat dua rumah yang tampak menyatu, arsitek pun mendesain tangga di luar bangunan yang menyerupai gang. Selain itu juga, empat area rumah yang terdapat di lantai dua memiliki ketinggian yang berbeda-beda. Sehingga setiap orang yang memasuki zona dalam rumah harus menaiki beberapa anak tangga untuk meraih ruangan yang berbeda. Dengan adanya perbedaan ketinggian, tentunya juga akan ada perbedaan tinggi langit-langit.

rumah kangaroo di korea selatan
Sumber : archdaily

Rumah orang tua dan anak terbagi melalui ketinggian lantai. Rumah orang tua di lantai satu sedangkan rumah anak di lantai dua. Tentunya hal ini akan baik untuk menjaga privasi masing-masing keluarga.

rumah kangaroo di korea selatan
Sumber : archdaily
rumah kangaroo di korea selatan
Sumber : archdaily

Salah satu pertimbangan utama dalam mendesain rumah ini adalah bagaimana caranya menjaga hubungan antara dua generasi khusunya antara ibu mertua dan menantu. Di Korea sendiri hubungan antara mertua dan menantu memang terlihat agak canggung. Khususnya ketika ibu mertua memasak tentunya menantu perlu memberikan bantuan kepada ibu mertua.

rumah kangaroo di korea selatan
Sumber : archdaily
rumah kangaroo di korea selatan
Sumber : archdaily
rumah kangaroo di korea selatan
Sumber : archdaily

Karena hal tersebut, sang arsitek mendesain rumah dengan void di dalamnya yang memungkinkan menantu untuk melihat ke lantai di bawahnya. Sehingga menantu pun tau aktivitas dari ibu mertua. Tapi tidak sebaliknya, karena posisi lantai rumah orang tua yang lebih rendah. Anak pun dapat melihat ke arah halaman di bawah namun tidak bisa melihat kamar tidur orang tuanya. Arah pengamatan di rumah ini sendiri sudah dikendalikan dengan hati-hati berdasarkan hirarki anggota keluarga. Mengelola pengamatan merupakan metode untuk mendesain gaya hidup di keluarga ini.

rumah kangaroo di korea selatan
Sumber : archdaily
rumah kangaroo di korea selatan
Sumber : archdaily
rumah kangaroo di korea selatan
Sumber : archdaily