Home Artikel Rumput Sintetis Vs Rumput Alami, Mana Sih Yang Lebih Baik Untuk Hunian

Rumput Sintetis Vs Rumput Alami, Mana Sih Yang Lebih Baik Untuk Hunian

1 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 5
Loading...
rumput sintetis
Sumber: artgrass

Rumput termasuk salah satu elemen penting pada sebuah hunian, terutama kalau Sobat Rooang punya taman rumah. Mengingat taman yang cantik biasanya tak lepas dari peranan rumput hijau yang terawat dengan baik. Apalagi saat ini jenis rumput yang bisa diaplikasikan pada hunian bukan aja jenis rumput alami, tapi juga ada rumput sintetis.

Mengingat dari kedua jenis rumput tersebut punya kelebihan dan kekurangan masing-masing, jadi tak sedikit pula yang bingung memilih jenis rumput yang tepat untuk dekorasi rumah. Sebagai pertimbangan Sobat Rooang, ini lho tentang rumput sintetis serta rumput alami yang perlu diketahui.

rumput sintetis
Sumber: artgrass

Rumput Sintetis

  • Merupakan rumput buatan yang biasanya terbuat dari plastik. Karenanya jika ingin menggunakan rumput sintetis, Sobat Rooang harus memilih produk yang berkualitas bagus seperti rumput sintetis dari ArtGrass. Mengingat rumput sintetis ArtGrass bahkan diproduksi dengan bahan dan mesin Eropa berkualitas tinggi yang terjamin dengan sertifikat dari beberapa Lembaga Internasional dunia.
  • Sistem perawatan yang lebih mudah dibanding rumput alami. Sehingga Sobat Rooang cukup membersihkannya secara rutin setiap hari dengan vacuum cleaner.
  • Tidak membutuhkan sinar matahari, karenanya rumput sintetis bisa diaplikasikan di dalam ruangan atau area indoor. Jadi jika Sobat Rooang ingin memiliki taman kering di dalam rumah, Sobat Rooang bisa menjadikan rumput jenis sintetis sebagai pilihan untuk lantai taman.
  • Bukan hanya bisa digunakan untuk lantai, rumput sintetis ArtGrass juga bisa diaplikasikan pada area-area yang biasanya susah untuk pengaplikasian rumput alami, seperti pada area dinding rumah lho. Karenanya rumput sintetis juga banyak digunakan sebagai dekorasi untuk mempercantik hunian.
  • Lebih ramah lingkungan karena hemat air, bahan bakar motor, pestisida serta bahan-bahan kimia lainnya. Sehingga biaya perawatannya pun lebih hemat dibanding rumput alami.
  • Jika ingin rumput yang tahan lama, rumput sintetis ArtGrass rata-rata bisa bertahan dalam 8-15 tahun lho. Jadi lebih efisien bukan? Apalagi ada kartu garansi dan customer service yang akan membantu Sobat Rooang berkonsultasi dengan ramah dan mudah.
  • Tersedia dalam beberapa jenis, jadi akan lebih memudahkan Sobat Rooang memilih yang sesuai dengan kebutuhan dan budget.

    tentang rumput sintetis
    Sumber: artgrass
    fakta rumput sintetis
    Sumber: artgrass

Rumput Alami

  • Karena rumput alami merupakan tanaman asli, jadi pengaplikasikan rumput alami pada taman rumah bisa memberikan tambahan oksigen.
  • Rumput alami bisa meminimalkan suhu panas, jadi taman yang menggunakan rumput alami akan terkesan lebih segar.
  • Membutuhkan air, pupuk atau pestisida dalam proses pemeliharaannya agar tetap hidup dan tumbuh dalam kondisi baik.
  • Meski biaya pemasangannya relatif cukup murah, namun membutuhkan perawatan yang lebih intens dan biaya lebih banyak dibanding rumput jenis sintetis.
  • Kurang cocok untuk pengaplikasian dalam ruangan, karena membutuhkan sinar matahari.
  • Jika tidak dirawat dengan benar bisa membuat permukaan taman yang menggunakan rumput alami terasa tidak rata.

Jika dilihat dari beberapa poin tersebut, rumput sintetis memang cenderung punya lebih banyak kelebihan dibanding rumput alami. Kalau menurut Sobat Rooang, mana nih yang lebih cocok untuk hunian?

2 COMMENTS