1 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 5
Loading...
Sumber : archdaily

Rumah bergaya terbuka yang satu ini berlokasi di Jakarta Barat, dengan luasan lahan 300 meter persegi. Rumah ini dihuni oleh keluarga muda dengan dua anak. Sang arsitek fokus memberikan ruang penghubung antar sesama ruang dengan aktivitas yang berbeda. Dengan cara menciptakan satu bentuk ‘floating box‘ yang berperan sebagai ruangan penghubung lantai satu dan lantai dua. Lalu dimanakah letak floating box tersebut? Apakah keberadaan si floating box ini efektif untuk desain rumah bergaya terbuka ini?

Floating box jadi focal point menarik di dalam rumah

Karena sang arsitek fokus memberikan ruang penghubung antar sesama ruang, maka segala aktivitas pun terhubung menjadi satu. Sehingga keluarga muda ini bisa menghabiskan banyak waktunya bersama dalam rumah. Oleh karena itu, diputuskan bahwa desain rumah ini adalah mempertahankan ikatan yang terhubung selama bertahun-tahun secara alami yang diterapkan pada desain ruang yang saling terhubung.

floating box
Sumber : archdaily

Nah, keunikan dalam rumah ini adalah adanya “Floating Box” atau kotak melayang di atas ruang makan, tepatnya di lantai tiga. Area ini difungsikan sebagai ruang berbagai aktivitas dengan bukaan yang lebar untuk mempertahankan hubungan antar ruang secara vertikal.

floating box
Sumber : archdaily
floating box
Sumber : archdaily

Area floating box ini ternyata adalah ruangan serbaguna yang dapat digunakan untuk berkumpul, belajar, ataupun ruang kerja.

Baca juga : Studio Air Putih Buatan Denny Gondo Ini Melayang Lho!

Keterhubungan antar ruangan jadi hal penting untuk rumah ini

Rumah 3 lantai ini memiliki fungsi yang berbeda tiap lantainya. Pada lantai satu paling bawah lebih difokuskan pada area servis. Pada lantai ini terdapat ruang parkir kendaraan, area play room, kamar tidur pembantu serta kamar mandi, dan juga area laundry.

floating box
Sumber : archdaily
floating box
Sumber : archdaily

Lalu di lantai dua, merupakan lantai dengan area paling luas di dalam rumah. Fungsi utama dari lantai ini adalah tempat berkumpul dan juga beraktivitas utama.

floating box
Sumber : archdaily

Ruangan terbuka di tengah rumah ini difungsikan sebagai ruang keluarga, ruang makan dan pantry yang terhubung ke halaman belakang rumah dengan jendela kacanya.

floating box
Sumber : archdaily

Pada lantai ini juga terdapat kamar tidur tamu. Adapun kamar mandi yang disebelahnya tepat terdapat taman kering.