1 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 5
Loading...
kondisi fisik bangunan pasca gempa
Sumber: sefsed

Indonesia termasuk negara dengan intensitas gempa cukup tinggi. Karenanya saat akan membuat bangunan atau rumah, struktur bangunan tahan gempa cukup perlu diperhatikan. Tujuannya agar bangunan tidak mudah roboh, serta untuk menghindari resiko yang tidak diinginkan akibat gempa. Namun tak cukup hanya struktur dan konsep bangunan tahan gempa saja yang perlu diperhatikan, ternyata indikasi fisik bangunan pasca gempa terjadi juga tak kalah penting untuk diperhatikan lho!

Baca Juga: Cari Tahu Yuk, Ciri-Ciri Rumah Yang Tahan Gempa Itu Kayak Gimana

Nah, apa saja ya indikasi fisik bangunan pasca gempa yang harus diperhatikan? Cari tahu sama-sama yuk!

indikasi fisik bangunan pasca gempa
Sumber: djfw

Untuk Indikasi Fisik Bangunan Pasca Gempa Itu Harus Cek Kolomnya

Jika ingin melihat kondisi bangunan setelah terjadinya gempa, maka kolom atau tiang bangunan, termasuk salah satu indikasi fisik pertama yang harus Sobat Rooang perhatikan. Jika kondisi atau bentunya tidak ada yang berubah, maka kemungkinan tak ada masalah pada bangunan akibat gempa.

Namun jika ada retakan atau rekahan, maka Sobat Rooang harus perhatikan dengan lebih teliti. Jika retakan tersebut hanya berada di permukaan, maka kemungkinan yang rusak hanya bagian finishing-nya saja. Namun jika retakan atau rekahan pada strukturnya tersebut besarnya lebih dari 5 mm, atau beberapa bagian terutama pada sambungan kolom dan balok tampak tertekuk dan/atau bentuknya berubah, maka itu artinya indikasi fisik bangunan tak lagi aman untuk ditempati kembali.

Perhatikan Bagian Balok Bangunan

Umumnya unsur atau bagian struktur balok, berada melintang di atas kolom dan saling menghubungkan antara satu kolom dengan kolom lainnya.

Perhatikan jika terdapat retakan atau kondisinya ada yang berubah. Mengingat kerusakan balok termasuk salah satu ancaman yang berbahaya karena efeknya bisa membuat bangunan langsung roboh. Pastikan sambungan antara balok dan kolom bangunan, tetap berada dalam kondisi baik dengan tidak adanya retakan, pergeseran tumpuan atau perubahan bentuk setelah terjadinya gempa.

mengecek indikasi fisik bangunan pasca gempa
Sumber architectaria

Kondisi Fondasi Bangunan Pasca Gempa Tak Kalah Penting

Pengecekan indikasi fisik fondasi bangunan pasca terjadinya gempa bisa Sobat Rooang lakukan melalui permukaan lantai. Misalnya jika ada permukaan lantai yang tampak berubah seperti ambles atau pecah karena efek permukaan lantai yang meletup, artinya kondisi fondasi bangunan ada kemungkinan telah berubah nih, Sobat Rooang. Jika hal ini terjadi, ada baiknya Sobat Rooang kembali berkonsultasi kepada para ahli.

rumah tahan gempa
Sumber: Shutterstock

Atap, Juga Salah Satu Komponen Bangunan Yang Harus Dicek

Memperhatikan kondisi atap bangunan, umumnya tak lepas dari kondisi kolom dan balok bangunan. Mengingat jika kondisi kedua elemen tersebut tetap baik, maka kemungkinan kondisi atap bangunan pun tak memiliki masalah. Namun jika struktur rangka atap (kuda-kuda, gording, usuk) sebagian besar ikatan komponennya lepas atau bergeser, maka itu jadi indikasi fisik bangunan pasca gempa yang tak lagi baik dan tidak aman untuk ditempati.

Langit-langit atau plafon bangunan, juga termasuk dari bagian atap yang wajib Sobat Rooang perhatikan ya. Karena retakan pada bagian langit-langit bisa membuat bangunan jadi mudah runtuh.

Baca Juga: Wajib Tahu Nih, Cara Untuk Membangun Rumah Tahan Gempa

Bangunan Tampak Miring?

Jika setelah terjadinya gempa kondisi bangunan jadi tampak miring atau condong ke sisi kanan atau kiri, maka Sobat Rooang tak boleh mengabaikannya. Baik itu pada bangunan bertingkat atau bangunan satu (1) lantai. Karena jika itu terjadi, artinya kondisi bangunan sudah tidak lagi aman untuk ditempati.

Selain kondisi-kondisi fisik tersebut, Sobat Rooang juga tak boleh lupa untuk memastikan kondisi sambungan kusen pintu dan jendela rumah dalam keadaan baik. Jika Sobat Rooang memiliki rumah bertingkat, sambungan antara lantai dengan tangga juga harus dipastikan dalam keadaan baik. Secara keseluruhan, bagian-bagian rumah seperti kanopi, lemari, lampu dan lain-lain ada baiknya juga dipastikan aman ya, Sobat Rooang.

Sumber: MDMC, beritagar