Reading Time: 3 minutes
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
Court-of-Water-in-Kunsthof-Passage-3

Rooang.com | Beberapa bangunan diciptakan berdasar inpirasi musikal. Empat bangunan berikut adalah beberapa contoh bangunan dengan inspirasi musikal yang paling terkenal.

Court of Water in Kunsthof Passage 2

Court of Water, Kunsthof Passage
Di kota kecil Dresden, Jerman, terdapat sebuah kawasan yang disebut Kunsthof Passage. Daerah ini terdiri atas beberapa bangunan unik dengan arsitektur gotik dan rococo yang masih terjaga dengan baik. Pada tahun 1999, salah satu bangunan di Kunsthof Passage disulap menjadi sebuah instrumen musik oleh arsitek Heike Bottcher.

Ia mengolah fasad sebuah rumah dengan memasang pipa metal, saluran, dan corong air yang akan mengeluarkan “musik” saat hujan turun. Susunan pipa ala steampunk yang meliuk-liuk dan rustic menjadi aksen yang cantik saat bertemu dengan bangunan kuno dengan dinding berwarna turquoise. Oleh sang arsitek, bangunan ini disebut Court of Water dan menjadi destinasi bagi ribuan wisatawan setiap tahunnya.

Coca-Cola Beatbox Pavilion 2

Coca-Cola Beatbox Pavilion
Untuk memeriahkan pagelara n akbar London 2012 Olympic and Paralympic Games, perusahaan minuman Coca-Cola menggandeng duo arsitek Asif Khan dan Pernilla Ohrstedt untuk mendesain sebuah bangunan sementara yang mampu mengundang orang untuk berinteraksi dan membuat musik.

Melalui proses curah pendapat, akhirnya mereka berdua sepakat untuk menggabungkan arsitektur, olahraga, musik, dan teknologi sebagai konsepnya. Bangunannya sendiri dirancang tidak permanen dengan menggunakan struktur kristal yang terdiri dari 200 bantal udara transparan seukuran billboard.

Coca-Cola Beatbox Pavilion 3

Pengunjung dapat bermain dan membuat musik dengan cara menyentuh permukaan bantalan. Setiap bantalan mengandung sampling bunyi yang berkaitan dengan olahraga, seperti detak jantung atlet, decit sepatu, bola yang ditendang, hingga busur panah yang menembus target. Suara-suara tersebut dapat diremix menjadi sebuah musik dengan menggunakan gestur, gerakan, dan sentuhan para pengunjung paviliun.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Blackpool High Tide Organ
Bangunan ini merupakan karya arsitektural yang menghasilkan bunyi akibat pasang surut air laut. Blackpool High Tide Organ merupakan satu dari tiga organ laut yang ada di dunia, dua di antaranya adalah Wave Organ yang terdapat di San Francisco dan Sea Organ yang dibangun di Kroasia.

Instalasi musik setinggi 15 meter ini didesain oleh dua seniman; Liam Curtin dan John Gooding. Mereka merancang alat ini sebagai sebuah “perwujudan dari musik samudera”. Konstruksinya menggunakan campuran beton, baja, seng, dan lembaran tembaga.

Prinsip kerja alat ini seperti harpa angin (Aeolian harp). Saat pasang naik, air laut mendorong udara ke melalui delapan pipa yang melekat pada dinding laut. Delapan pipa tersebut terhubung dengan 18 pipa organ di dalam bangunan yang dapat menghasilkan bunyi harmonik B flat.

Bagi para wisatawan yang berkunjung, waktu terbaik untuk mendengar Blackpool High Tide Organ adalah dua atau tiga jam sebelum dan setelah air laut pasang naik.

Singing_Ringing_Tree_1

The Singing Ringing Tree
Sebuah bangunan unik berdiri di atas areal pegunungan Pennine di Lancashire, Inggris. Saat angin bertiup dari ngarai yang luas di sekelilingnya, bangunan ini mengeluarkan harmoni berupa dengung yang magis. Arsitek Mike Tonkin dan Anna Liu menyebut karya mereka ini sebagai The Singing Ringing Tree, pohon yang bernyanyi.

Pohon ini dibangun dari susunan ratusan pipa baja galvanis yang berfungsi untuk menangkap energi angin dan mengubahnya menjadi bunyi yang indah. Panjang pendek pipa menghasilkan beberapa oktaf bunyi yang berbeda. Kualitas harmoni pohon bernyanyi ini dihasilkan melalui proses tuning dan menambahkan lubang pada bagian bawah masing-masing pipa.

The Singing Ringing Tree menjadi tujuan wisata yang terkenal karena keunikannya tersebut. Para turis menikmati sunset sembari mendengarkan simponi yang dihasilkan dari bangunan ini.