Reading Time: 2 minutes
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
Bamboo-ExplorAction-2014_6

Rooang.com | Pada tanggal 23 Juni hingga 13 Juli yang lalu, komunitas Bamboo Notion, bekerjasama dengan Universitas Gajah Mada dan The University of Sidney menyelenggarakan rangkaian workshop yang disebut Bamboo ExplorAction.

Workshop ini melibatkan 32 mahasiswa The University of Sydney dan 29 mahasiswa Universitas Gadjah Mada. Selama tiga minggu, para peserta belajar untuk mengenal material bambu dan kemungkinan eksploratif dalam membuat sebuah rancangan arsitektural berbahan bambu. “Konsep lokakarya ini adalah eksplorasi material bambu, dan beraksi untuk mewujudkan sebuah struktur yang terbuat dari bambu,” ujar Effan Adhiwira, salah satu penggagas Bamboo Notion.

Effan bercerita, bahwa lokakarya ini diadakan di dua tempat, yaitu Bali dan Yogyakarta. Di Bali, para peserta belajar mengenai desain bambu secara mikro. Pada hari-hari pertama, peserta diajak untuk berkeliling dan berkenalan dengan bangunan-bangunan bambu. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkaya design vocabulary para peserta mengenai bangunan yang terbuat dari bambu.

Setelah berkeliling, selama tiga hari berikutnya para peserta diminta untuk mengaplikasikan pengetahuannya mengenai bambu dengan membuat berbagai produk dan kerajinan bambu. Antara lain furniture seperti meja, kursi, serta kriya ukiran yang terbuat dari bambu petung.

Sedangkan di Yogya, para peserta mulai belajar tentang perancangan bangunan bambu. Peserta dibagi menjadi sembilan kelompok. Tiga kelompok peserta diminta untuk membuat tiga buah paviliun mini, sedangkan sisanya menyelesaikan sebuah struktur bambu bentang panjang.

Bamboo ExplorAction 2014_5

Bamboo ExplorAction 2014_4

Bamboo ExplorAction 2014_3

Desain struktur bambu bentang panjang ini diperoleh melalui serangkaian curah gagasan. Sebelumnya masing-masing tim membuat sebuah rancangan yang orisinil. Setelah dibuat pemodelannya, berbagai desain tersebut dikombinasikan menjadi sebuah bentuk desain utuh untuk diwujudkan.

Naungan bambu sebesar 17 x 5 meter dengan tinggi 9,5 meter ini pun terbangun dalam lima hari. Selama pengerjaan, para peserta didampingi oleh kontraktor, konsultan pengawetan bambu, Sahabat Bambu, dan Ashar Saputra, seorang teknisi sipil dari Universitas Gajah Mada.

Bamboo ExplorAction 2014_2

Bamboo ExplorAction 2014_1

Keseruan para peserta selama mengikuti lokakarya terangkum dalam dua video pendek karya Cupudalang di bawah ini.

Sumber foto: Bamboo Notion