Reading Time: 4 minutes
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
293969968_13

Rooang.com | Jepang kita kenal banyak melahirkan produk-produk yang unik dan kreatif (meski tak jarang membuat kita terheran-heran). Mulai dari budaya pop hingga teknologi gaya Jepang begitu inovatif sehingga banyak digemari hampir di seluruh dunia, bahkan di Indonesia. Begitu juga dengan desain-desain arsitektur mereka, sering kali tidak konvensional dan eksentrik.

Keterbatasan lahan dan melambungnya harga tanah adalah masalah yang banyak terjadi di kota-kota besar di dunia, termasuk megapolis di Jepang. Dengan biaya hidup yang mahal, kehidupan masyarakat urban Jepang menuntut untuk menjadi compact, mikro, dan sangat cepat.

Masalah tersebut mendorong arsitek-arsitek Jepang untuk mendesain rumah-rumah yang kecil, serba ringkas, namun tidak kehilangan fungsi-fungsi utamanya sebagai rumah. Banyaknya keterbatasan teknis namun dengan kewajiban memenuhi keinginan pemilik rumah, desain-desain yang nyeleneh menjadi jawaban untuk mempertemukan dua hal tersebut.  Maka tak jarang kita melihat rumah-rumah dengan penyelesaian desain yang unik dan kreatif; tangga tanpa pegangan, rumah dengan bukaan kaca yang begitu besar, hingga balkon tanpa pengaman.

Selain permasalahan lahan, ada satu hal lain yang menambahkan hasil desain yang unik pada rumah-rumah Jepang. Di Indonesia, kita paham betul dengan ungkapan “rumah menunjukkan karakter pemiliknya”. Ungkapan tersebut benar-benar terwujud secara harfiah di Jepang. Kebebasan diberikan oleh sang pemilik rumah kepada para arsitek untuk mengekspresikan karakter sang pemilik rumah, menjadi sebuah “kemerdekaan” untuk para arsitek Jepang -terutama arsitek muda- untuk mewujudkan desain-desain yang begitu unik dan inovatif.

Kebebasan untuk membangun rumah yang merupakan ekspresi pribadi sang pemilik rumah, menunjukkan gaya hidup serta seleranya, menciptkan atmosfer yang baik dalam desain rumah bagi sang pemilik rumah juga para arsitek. Desain yang nyentrik, karena klien yang nyentrik juga, kan?

Berikut beberapa contoh rumah-rumah urban Jepang yang dipilih oleh redaksi Rooang sebagai inspirasi untuk Anda.

 

KKC Family House oleh No. 555 – Tsuchida Takuya

1328144626-kkc-009

1328144689-kkc-011

1328144757-kkc-015

 

Toda House oleh Office of  Kimihiko Okada

1324687380-mainimagehiroshima8176

1324687427-hiroshima8041

1324687764-okada-kimihiko5122

 

Reflection of Mineral oleh Atelier Tekuto

1307738415-rm001

1307738610-rm006

1307738654-rm011

 

Garden and House oleh Ryue Nishizawa

gh01

gardenhouse03

gh03

 

House NA oleh Sou Fujimoto
1335764330-house-na-fujimoto-2798

1335764335-house-na-fujimoto-2953

1335764338-house-na-fujimoto-9183

House in Saijo oleh Suppose Design Office

sa05

sa10

sa08

 

House in Kohoku oleh Torafu

154719316_hysg-005

1914847012_hysg-034

526692120_hysg-031

 

Window House oleh Yasutaka Yoshimura Architects

5302d0f2e8e44ef68300002f_window-house-yasutaka-yoshimura-architects__mg_9516

5302d31ce8e44ef683000034_window-house-yasutaka-yoshimura-architects__mg_9954

5302d1e5e8e44ef683000030_window-house-yasutaka-yoshimura-architects__mg_9839