Reading Time: 2 minutes
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
engineering-architecture-drawings-1994275

Rooang.com | Untuk Anda yang sedang berencana membangun maupun merenovasi rumah, Anda mungkin akan dihadapkan pada dua pilihan. Mendesain sendiri atau menggunakan jasa arsitek. Seringkali, dengan alasan menghemat anggaran maupun minimnya dana, banyak orang memilih untuk menyelesaikan tahap desain sendiri. Mungkin banyak yang berhasil, namun tidak sedikit hasilnya justru membuat anggaran semakin membengkak.

Arsitek sebenarnya telah dilatih untuk menangkap kebutuhan dan keinginan Anda -sebagai klien- termasuk memecahkan masalah Anda dalam mendesain rumah, mulai dari biaya hingga material. Arsitek telah terlatih untuk mendesain dengan konsep yang baik sehingga rumah yang Anda inginkan dapat dibangun tidak hanya fungsional namun juga nyaman dan indah. Sampaikan permasalahan Anda dalam perencanaan bahkan permasalahan biaya sekalipun, sehingga arsitek dapat menghasilkan konsep yang tentu disesuaikan untuk mewujudkan keinginan Anda.  

Jasa dan layanan yang paling dasar yang akan diberikan oleh arsitek adalah gambar perencanaan. Umumnya, dalam tahap desain arsitek akan memulai dengan memberikan gambar tahap pra-desain, pengembangan desain, perhitungan struktur dan RAB (Rencana Anggaran Biaya). Namun, jasa dan layanan antara arsitek yang satu dengan lain bisa saja berbeda-beda.

Umumnya ada tiga layanan yang diberikan oleh arsitek. Pertama jasa pembuatan gambar arsitektur seperti gambar denah, tampak, dan potongan. Kedua, meliputi jasa pembuatan gambar arsitektur ditambah dengan gambar eksterior, interior, maupun gambar bestek yang biasanya diserahkan ke kontraktor atau pemborong. Yang ketiga, mencakup semua tahap perencanaan mulai dari desain, gambar arsitektur, sistem utilitas, perhitungan RAB, sampai ke pengawasan pembangunan.

architect-and-client

Untuk biaya, masing-masing arsitek memiliki kebijakan sendiri untuk menentukan besaran biaya jasanya. Yang jamak ditemui, biaya jasa arsitek dihitung dari prosentase besarnya RAB. Biasanya arsitek mengambil prosentase 2%-7% dari total RAB. Ada pula yang menghitung biaya berdasarkan luasan bangunan. Misalkan setiap 1 m2 Anda akan dikenakan biaya. Untuk perhitungan dengan luasan bangunan, umumnya jasa yang diberikan sudah termasuk pengawasan pembangunan. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, biaya jasa arsitek bisa saja berbeda-beda. Jam terbang arsitek pun juga berpengaruh dengan biaya yang mereka minta.

Pada akhirnya, sebelum menentukan pilihan menggunakan jasa arsitek, Anda sebagai calon klien harus cerdas dan membekali diri sebelum bertemu arsitek. Jangan ragu untuk menanyakan pertanyaan-pertanyaan sebelum Anda menggunakan jasa arsitek. Pada awal pertemuan dengan arsitek jangan ragu tanyakan bagaimana portofolionya, fasilitas dan layanan yang akan Anda peroleh, apakah ada garansi after sales, hingga biaya yang sekiranya akan Anda keluarkan. Jangan pula buru-buru menjatuhkan pilihan Anda pada satu arsitek. Pilihlah dengan matang dan carilah arsitek yang cocok dengan keinginan Anda sehingga rumah yang akan Anda bangun ataupun Anda renovasi terbangun sesuai dengan harapan Anda.