Reading Time: 4 minutes
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
bookworm-chair

Rooang.com | Banyak furnitur diciptakan untuk memperlancar aktivitas pemakainya. Tak terkecuali dengan kursi-kursi unik yang secara khusus didesikasikan untuk para kutu buku. Tahu sendiri kan, kutu buku adalah orang yang sehari-harinya paling tidak bisa kalau tidak membaca. Anda juga kutu buku? Lihat yuk kursi-kursi unik berikut ini.

Bookworm Chair karya Atelier 010

Seri Bookworm sebenarnya terdiri dari beragam rak buku berbentuk spiral melingkar-lingkar. Tapi, seri yang satu ini tidak hanya digunakan untuk memajang dan menyimpan bacaan. Anda bisa duduk santai di dalam rak tersebut. Ambil sebuah cushion atau bantalan untuk duduk, maka Bookworm ini akan jadi tempat baca yang sangat nyaman. Desainnya memang kurang argonomis, tetapi bisa dibilang sangat estetis. Furnitur multifungsi ini bahkan dilengkapi dengan lampu baca.

 

Magazine Rack Chair karya Seung Han Lee

Desainer asal Korea Selatan yang sekarang tinggal di Inggris ini mengaku telah menemukan inspirasi untuk menggabungkan fungsi rak majalah dengan tempat duduk. Dengan kursi ini, ruangan yang dibutuhkan lebih minim dan pecinta majalah dengan mudah meraih bacaannya. Desainnya sendiri memang kurang nyaman karena menggunakan material logam tanpa bantalan yang empuk, baik di bagian alas maupun sandaran punggung. Anda berminat mencoba? Harganya di kisaran £545 atau sekitar Rp 9 juta. Wow!

 

Sunflower Chair karya Yamo Design Studio

Biro desainer yang berpusat di Shanghai ini meraih penghargaan dalam Design for Sitting Competition pada tahun 2012 berkat karyanya yang bertajuk Sunflower Chair ini. Kursi yang dibuat khusus untuk pecinta buku. Desainnya mirip dengan bunga matahari berkelopak dengan warna kuning di bagian tengahnya. Kursi ini terlihat cukup nyaman meskipun area duduknya sepertinya sedikit kurang luas.

 

Open Book Chair karya TILT Design

Tahun 2013, TILT melanjutkan desain furnitur multi fungsi dengan meluncurkan Open Book Chair, sebuah kursi lengan berbentuk kubus dengan warna hitam dan putih. Di bagian kanan, ada rak buku kecil yang cukup menampung daftar bacaan favorit selama sebulan. Sementara, bagian samping kiri dan belakang dilengkapai dengan stainless steel untuk menggantung majalah, yang sayangnya cukup sempit dan agak sulit digunakan. Selain sebagai tempat duduk dan rak buku, kursi ini juga memiliki fungsi sebagai side table. Bagian kanan menyisakan space yang bisa digunakan untuk meletakkan gelas air, gadget, ataupun laptop. Overall, kursi ini lebih nyaman daripada ketiga kursi di atas.

 

Hollow Chair karya Judson Beaumont

Kursi lengan yang berwarna coklat ini tampak sangat nyaman, seperti apapun posisi duduknya. Hollow Chair pada dasarnya sangat berguna untuk menghemat tempat. Kita tidak hanya bisa meletakkan buku, tapi juga berbagai mainan anak dan perangkat lainnya. Desainnya terinpirasi dari banyaknya ruang tak terpakai yang ada di bagian bawah sofa. Meski bisa digunakan untuk meletakkan berbagai jenis benda, sepertinya kursi ini paling cocok untuk kutu buku yang membutuhkan kenyamanan dan interaksi dengan bacaannya.

 

The Cave karya Sakura Adachi

Bentuknya sendiri sudah mengesankan fungsi utamanya, yakni sebagai rak buku. Tetapi, Sakura Adachi memahami kebutuhan para penggila buku untuk terus bisa membaca dan tidak jauh dari buku. Karenanya, dibuatlah sebuah rak dengan kursi model built-in yang menyesuaikan posisi membaca secara ‘selonjoran’. The Cave dibuat dengan dua versi ukuran, untuk anak-anak dan untuk dewasa. The Cave untuk anak-anak dibanderol dengan harga $4,830, sementara ukuran dewasa harganya $7,045. Rak ini diproduksi di Inggris dan membutuhkan waktu pengiriman sekitar 8—12 minggu. Berminat memesannya?

 

Bibliochaise & Bibliopuff karya Nobody & Co.

Nobody & Co. mengawinkan rak buku dan sebuah sofa, lalu lahirlah furnitur cantik ini. Tidak hanya berupa kursi, juga ada Bibliopuff yang berupa ottoman empuk dan masih multifungsi. Karya ini sangat diakui dunia, dan telah banyak dijadikan koleksi museum dan galeri design, seperti di Atelilou Gallery dan Poldi Pezzoli Museum. Dengan Bibliochaise, Anda bisa menyimpan buku sampai 300 buah. Kursi sekaligus rak ini dibuat di Italia dengan warna standard putih dan hitam. Anda bisa memesan warna lainnya jika mau.

 

Bookseat karya Fishbol Atelier

Kursi kayu ini masuk dalam daftar “Ten Must Sees” pada Toronto Interior Design Show tahun 2008. Bookseat dibuat khusus dari plywood produksi Canada, menghasilkan kursi kayu bergaya minimalis tapi memiliki fungsi yang maksimal.

 

Ofo Chair karya Sovloyov Design

Sovloyov Design identik dengan rancangan furniturnya yang minimalis dan futuristik. Hal ini sangat tercermin dalam berbagai karya, salah satunya adalah Ofo Chair ini. Dengan sudut berlekuk indah dan sangat stylish. Ofo Chair tersedia dalam berbagai warna, mulai hijau, merah, abu-abu, dan biru. Semuanya dikemas dalam cat metalik.

 

Lost in Sofa karya Daisuke Motoji

Siapa sangka, di setiap celah sofa empuk ini, kita bisa menyimpan berbagai barang dengan bentuk flat, terutama buku. Selain buku, penggunanya juga bisa menyembunyikan remote control dan bahkan vas bunga. Melalui Lost in Sofa, Motoji ingin memberikan kenyamanan maksimal dengan menyediakan sofa yang empuk, nyaman, tetapi serbaguna. Hati-hati, orang yang pelupa sebaiknya tidak menyelipkan dokumen penting di sini.

Masih ada banyak sekali kursi-kursi unik dan menarik yang bisa memanjakan orang-orang yang gila baca. Anda juga kutu buku? Bagaimana Anda biasa menata buku-buku bacaan? Share, yuk.

 

Sumber:
http://www.gizmag.com
http://www.designrulz.com
http://www.yamodesign.org
http://design-milk.com
http://www.designrulz.com
http://www.creativeboysclub.com
http://www.mobilevenue.com

Home


http://solovyovdesign.by
http://getinterior.blogspot.com
http://www.charleyworks.com