Reading Time: 2 minutes
1 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 5
Loading...
dinding-bata-ekspos

Rooang.com | Ada banyak cara untuk meminimalisasi biaya pembuatan rumah. Tetapi, kebanyakan menggunakan cara yang mengurangi kualitas bangunan. Misalnya pemilihan material yang kurang berkualitas, mencari pemborong yang mengerjakan rumah tidak maksimal, atau bahkan mengurangi takaran material. Tapi mau bagaimana lagi? Penghasilan menuntut seseorang memiliki rumah ala kadarnya.

Eits! Masih ada kok cara untuk mengurangi biaya pembuatan rumah, tapi tanpa mengurangi keindahan rumah tersebut. Salah satunya dengan cara memilih dinding bata ekspos. Dengan memilih dinding model ini, Anda tidak perlu melapisi dinding interior dengan plasteran, acian, dan plamir. Tertarik? Sebelum memilihnya, kenali dulu plus dan minus-nya.

Plus

  • Dinding bata ekspos memberikan kesan rustic modern dan industrial, 2 tema dekorasi interior kontemporer yang sedang jadi trend saat ini.
  • Menghemat biaya karena Anda tidak perlu mengeluarkan ongkos untuk cat, plamir, acian, dan plasteran.
  • Dinding bata ekspos menciptakan kesan hangat dalam ruangan, jadi bisa juga untuk rumah bergaya shabby shic atau klasik.

Minus

Sisi negatif memilih dinding bata ekspos adalah ketika Anda membeli rumah second, lalu ingin memiliki dinding bata ekspos. Sementara, dinding di rumah yang dibeli tersebut merupakan dinding plasteran semen yang dicat. Berikut ini beberapa kekurangannya.

  • Membuat dinding bata ekspos di dinding jadi berisiko menyebarkan debu dan suara bising. Debu inilah yang berpotensi menimbulkan gangguan pernafasan dan penyakit lainnya.
  • Alternatif menggunakan jasa tukang untuk membuat dinding bata ekspos akan membuat biaya yang dikeluarkan lebih banyak.
  • Dinding bata ekspos bersifat lebih mudah lembab, karena tidak ada lapisan yang melindungi dari kelembaban udara.
  • Model ini juga berpotensi menyebarkan debu dan rentan pada keretakan. Lapisan mortar mudah terkikis saat disentuh.
  • Agak kesulitan memasang gantungan di dinding bata ekspos.

Trik

Selalu ada cara untuk mengatasi sisi negatif. Berikut ini trik yang bisa Anda terapkan.

  • Saat mengikir plasteran, pasti akan muncul retakan dan permukaan yang tidak rata. Pada beberapa bagian pasti muncul lubang/cekungan. Untuk itu, siapkan mortar yang akan menambal bagian-bagian tersebut.
  • Untuk mengurangi panas dan kelembaban, dinding exterior sebaiknya tetap dilapisi plasteran dan cat.
  • Untuk mengurangi kelembaban di dalam ruangan saat musim hujan, lapisi dinding bata ekspos dengan cat.
  • Hindari memajang aksesoris apapun di dinding ini.
  • Pilih model bata ekspos untuk dinding yang low traffic atau jarang dilintasi, misalnya dinding yang dekat dengan langit-langit.
  • Secara rutin, cek apakah ada bagian yang retak dan berlubang untuk direparasi.
  • Hindari frekuensi gesekan dengan benda lain. Letakkan sofa atau kabinet di sisi dinding ini. Keduanya adalah furnitur yang jarang digeser.
  • Gunakan masker, sarung tangan, penutup kepala dan mata, atau pelindung lainnya saat menghaluskan dinding.
  • Sebaiknya hindari model ini untuk dapur, garasi, dan terutama kamar mandi.

 

Sudah yakin akan memilih model dinding bata ekspos? Kami tunggu hasilnya di Rooangku.

Sumber:
http://www.greenbuildingadvisor.com
http://www.decorlove.com
http://andthenwesaved.com