Reading Time: 3 minutes
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
rumah-gothic

Rooang.com | Pada awalnya, gotik merupakan gaya bangunan yang lebih sederhana untuk menghemat anggaran pada masa perang salib. Dengan desain yang sama, bangunan dibuat lebih tipis tetapi tetap kuat. Pada zaman gothic ini pula, mulai digunakan material besi sebagai unsur utama pada jendela, tangga, pintu, dan furnitur. Besi membuat ruangan menjadi terlihat gelap dan terkesan mistis. Kesan inilah yang kini menjadi ciri utama gaya gotik.

Seiring dengan perkembangan zaman, gaya gothic mulai tersisih. Apalagi di Indonesia, masyarakat lebih mencintai gaya minimalis yang ringkas dan praktis. Tetapi, Anda yang menggandrungi gaya gothic tetap bisa menampilkan kesan modern bernuansa gothic di rumah. Berikut tipsnya.

1.  Tidak selalu hitam

Gaya ini memang identik dengan nuansa gelap. Tetapi, Anda tidak harus selalu menggunakan warna hitam. Untuk memberikan kesan teduh dan gelap, warna-warna bold bisa digunakan. Misalnya warna merah pada cushion, warna maroon pada wallpaper, lantai parket dengan motif gelap, atau warna-warna gelap lainnya yang bisa diaplikasikan pada counter top dan furniture.

Tetapi, rumah bergaya gothic juga tidak melulu menggunakan warna gelap. Seperti apartemen gothic di atas yang justru memilih warna putih sebagai cat dindingnya, dengan sedikit aksen abu-abu terang. Warna terang akan menampilkan kesan modern dan segar.

 

2.  Sentuhan logam yang tegas

Terapkan warna-warna dan bentuk yang tegas pada unsur logam yang ada di ruangan, misalnya kaki-kaki furnitur, rail tangga, handle, ataupun frame. Logam yang digunakan sebaiknya berwarna gelap. Boleh memilih warna lainnya, seperti merah, indigo, atau gold, tetapi warna-warna ini tidak semuanya dominan.

 

3.  Dominasi bentuk minimalis

Bagaimanapun juga, Anda tinggal di era modern yang mengutamakan kepraktisan dan keindahan dari bentuk-bentuk yang sederhana. Untuk mengombinasikan dengan pola minimalis, pilihlah beberapa furnitur minimalis, misalnya pada rak buku, meja dan kabinet dapur, serta lampu-lampu yang simple elegant.

 

4.  Aksen etnik

Sebuah rug bermotif tradisional atau puff cushion etnik akan memberikan kesan dramatis yang mendalam. Aksen ini mengimbangi dominasi minimalis pada ruangan dan memberikan kesan etnis yang mistis.

 

5.  Terapkan gaya victoria

Ini saatnya menambahkan unsur gothic yang menjadi jati diri ruangan. Karena gaya gothic berasal dari Eropa, jangan lupa menambahkan gaya victoria dalam rumah. Gaya victoria bisa didapat dari hiasan dinding bermotif kepala dengan ukiran ala renaissance. Bisa juga dari pemilihan material kulit, bulu, dan kain yang tebal. Tambahkan sebuah cermin berukir atau chandelier klasik di dalam ruangan.

 

6.  Lantai

Tidak ada jenis lantai khusus. Tapi, sebaiknya Anda memilih yang berwarna gelap, misalnya lantai dari batu alam, porselen warna hitam dove, lantai parket motif mahogany, atau lantai semen ekspos yang mengkilat.

 

7.  Jendela dan pintu

Ciri utama gothic yang bisa jelas terlihat dari luar adalah pemilihan desain pintu dan jendela. Pilih pintu dan jendela melingkar dengan banyak susunan kota. Bila perlu, tambahkan sejumlah kaca patri berwarna gelap dengan motif manusia berjubah. Cat pintu dan jendela dengan warna hitam kecoklatan.

Gaya gotik memang unik. Apakah Anda tertarik mencobanya?