Reading Time: 3 minutes
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
88

Rooang.com | Akhir tahun telah tiba! Saatnya liburan. Anda sudah memiliki rencana hendak ke mana? Jika belum, Anda bisa mengatur jadwal untuk mengunjungi gedung-gedung opera terbaik di dunia versi National Geographic ini.

Ini adalah lanjutan dari tulisan di sini. Yuk, kita simak!

 

6. Sydney Opera House, Sydney, Australia

1

Sydney Opera House yang bergaya kontemporer ini terletak di daratan yang menjorok ke arah pelabuhan Sydney. Gedung opera ini didesain oleh Jørn Utzon menyerupai serangkaian kerang dan layar yang tumpang-tindih. Kendati keinginan Anda menonton pertunjukan tidak sesuai rencana, Anda masih bisa tur melihat-lihat bangunannya dari dekat.

Di dalam gedung, tiap teater dipanel dengan jenis kayu yang berbeda untuk meningkatkan kualitas akustiknya. Semua area pertunjukan memiliki serambinya masing-masing.

Gedung ini pertama kali dibuka untuk umum pada 1973 dengan pertunjukan War and Peace karya Prokofiev.

 

7. Paris Opéra, Paris, Prancis

2

Fasad utama gedung opera ini memiliki pemandangan yang mengesankan. Bangunan dengan ornamen berkelas, termasuk pada kubah mahkotanya, ini dibangun pada 1875. Teater megah di dalamnya cocok untuk penampilan balet maupun opera. Keagungan bangunan ini bahkan menjadi daya tarik untuk diselenggarakannya beberapa seremonial terbesar di dunia.

Interior teater yang kaya dan mencolok cukup menggambarkan cita rasa Kekaisaran Kedua Prancis. Pada 1962, Marc Chagall menciptakan lukisan dinding baru di tengah langit-langit Palais Garnier. Hasilnya luar biasa karena tetap sinkron dengan karakter formal dekorasi interiornya.

 

8. Opéra Royal, Versailles Court Theater, Prancis

Op?ra Royal, Ch?teau de Versailles, Yvelines (78), IDF

Interior Opéra Royal yang berada satu komplek dengan Istana Versailles ini bisa dibilang karya yang cerdas. Dinding kayunya dicat sehingga benar-benar menyerupai marmer. Warna emasnya tampak harmonis dipadankan dengan pink dan hijau marmer serta kain pelapis dan tirai yang berwarna biru langit.

Gedung opera ini menabrak gaya tradisional teater Italia. Di sini terdapat dua balkon melingkar dan barisan tiang yang tampak tak berkesudahan karena efek permainan cermin.

Ange-Jacques Gabriel membangun teater ini pada 1769 sebagai persiapan pernikahan putra tertua raja Prancis, yakni Raja Louis XVI, dengan putri Austria, Maria-Antoinette. Setelah Revolusi Prancis, teater ini dipakai sesekali saja untuk berbagai acara. Sekarang, pertunjukan gala spesial kerap diadakan di situ.

 

9. Vienna Staatsoper, Vienna, Austria

4Dibangun pada 1869, gedung ini diresmikan dengan pertunjukan musik Don Giovanni karya Mozart. Reputasinya sebagai pusat kehidupan musikal orang-orang Vienna telah lama terbangun. Staatsoper kini jadi salah satu gedung opera terbaik di dunia.

Kendati banyak bagian dari gedung ini yang rusak oleh bom sekutu pada 12 Maret 1945, namun tangga utama dan beberapa area publik lainnya masih bertahan. Jika Anda ingin tahu bagaimana penampakan gedung ini sebelum serangan udara, berjalanlah melalui pintu utama ke serambi box office. Teater yang Anda saksikan saat ini dibuka kembali setelah pendudukan Rusia atas Austria berakhir. Dan, pertunjukan pertama yang dimainkan adalah Fidelio karya Ludwig van Beethoven. Ini sebagai himne untuk kebebasan.

 

10. Lincoln Center, New York, New York

5

Gedung opera ini adalah ‘rumah’ bagi Metropolitan Opera, New York Philharmonic, dan New York City Ballet. Selain itu, Lincoln Center for the Performing Arts juga memiliki sebuah perpustakaan dan dua buah teater. Pusat kemajuan gedung tidak hanya terletak pada performa klasik, tapi juga inovasi yang dibawanya. Secara teratur, Opera at the Met juga difilmkan dan disajikan langsung di bioskop di seluruh dunia. The Lincoln Center Institute for the Arts in Education juga merupakan repertoar global yang mempromosikan inspirasi dan kreativitas bagi siswa dan profesional.