Reading Time: 3 minutes
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
221

Rooang.com | Telur dan pantai. Apa yang muncul di benak Anda jika mengasosiasikan dua hal itu? Telur-telur yang bergeletakan di pasir pantai? Telur yang siap dipungut dan dijual ke pasar? Silakan Anda berimajinasi.

Namun, Yoon Space Design, sebuah studio arsitek di Korea Selatan mencoba untuk tidak sekadar mengangankan itu. Mereka baru-baru ini membuat delapan kabin berbentuk telur yang dinamai Albang. Kabin-kabin ini diletakkan di sebuah pantai di Yangyang-gun, county di Provinsi Gangwon-do, Korea Selatan.

Albang-outdoor-living-space-by-Yoon-Space_dezeen_1_1000

1

3

4

Albang didesain portabel dengan lantai seluas dua meter persegi. Cukup untuk berselonjor bagi ukuran tubuh rata-rata orang Asia. Agar posisinya stabil, tidak terguling-guling di pantai, kabin ini dipasang di atas podium kecil.

Kabin ini dibuat dari blok-blok polistiren. Polistiren memiliki struktur ringan. Substansinya mirip busa yang biasa dipakai mengemas barang. Bahan ini dipilih karena memang memiliki ketahanan yang cocok dengan kondisi di pantai. Ringan serta rendah biaya. Inilah yang membikin kabin-kabin ini mudah dipindahkan dari satu pantai ke pantai lainnya.

5

6

7

Arsitek Yoon Space Design menjelaskan bahwa ide pembuatan kabin ini berasal dari hasrat mereka untuk melakukan perjalanan dan beristirahat di lokasi mana saja. Proyek ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman ruang yang belum pernah ada sebelumnya. Maka, Albang dibuat tidak menyerupai hotel, tenda, maupun mobil kemah.

Albang dilengkapi pintu yang mirip dengan pintu pesawat. Pintu ini berada di salah satu sisi yang akan terbuka melengkung ke atas. Ia disangga oleh engsel besi yang panjang.

Jika dilihat sepintas dari kejauhan, Albang memang memiliki bentuk yang sama. Tapi, masing-masing kabin ini memiliki pintu yang warnanya berbeda, semisal: merah, kuning, hijau, biru. Penyebutan kabin pun berdasarkan warna. Warna pintu yang berbeda inilah yang membuat masing-masing kabin memiliki karakter. Jika dibuka, angin laut akan berembus masuk. Ruang di kabin pun akan terasa sejuk.

8

9

10

11

12

Selain pintu, Albang juga memiliki dua buah jendela kubah kecil dengan frame berwarna cerah. Posisi jendela ini mengarah ke garis pantai dan ke samping. Pada malam hari, lingkaran kaca dengan bentuk menonjol keluar ini akan memancarkan sinar.

Menengok ke dalam, kabin ini memiliki dinding warna putih bertekstur. Lantainya ditutupi irisan diagonal hijau getah dan langit biru linoleum. Ini membuat ruang dalam kabin ini terasa sejuk menenteramkan. Cocok untuk beristirahat.

Albang memang dibikin di Korea Selatan. Andaikan dibawa ke Indonesia yang punya banyak pantai indah, pasti seru dan mengasyikkan!

 

Sumber: dezeen.com