Reading Time: 1
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
5474fb77e58ecefb890000d5_video-gaetano-pesce-on-architecture-as-art_screen_shot_2014-11-25_at_6-54-35_pm-1000x565

Rooang.com | Dalam video dari Crane TV, arsitek dan desainer  berbicara tentang filosofinya terhadap seni dan arsitektur sebagai ekspresi dari kenyataan. Filosofinya tersebut, menimbulkan pertanyaan apakah arsitektur itu sendiri harus menjadi simbol waktu dan tempat, ataukah mengekspresikan ide di mana seni biasanya dapat melakukannya. Pesce juga menyarankan bahwa arsitektur bisa menjadi humoris atau bertindak sebagai penambahan dari ekspresi seni.”

Architecture is the king or queen of the arts,” – Gaetano Pesce.

Sebagaimana arsitek lainnya mengaburkan batas antara arsitektur dan seni, proyek terbangun Pesce adalah alat penting untuknya agar terus berusaha menciptakan penemuan-penemuan baru untuk mendorong inovasi desain lebih lanjut.

Simak video besutan Pesce berikut ini:

Pria kelahiran La Spezia, Italia pada 1939 ini mempelajari Arsitektur di Universitas Venesia antara 1958-1963.

Selama 4 dekade karirnya dalam bidang arsitektur, perencanaan kota, interior, pameran dan desain industri, Gaetano Pesce, seorang arsitek yang juga desainer, mengerjakan proyek-proyek publik dan swasta di Amerika Serikat, Eropa, Amerika Latin dan Asia.

Karyanya terdapat di museum-museum terkenal di dunia, sebut saja: MoMa of New York dan San Francisco, Metropolitan Museum di New York, Vitra Museum di Jerman, Victoria dan Albert Museum di London, Pompidou Center dan Musee des Arts Décoratifs di Louvre, Paris; karya seninya ada di galeri di seluruh dunia.

Selain itu, Pesce juga pernah memenangkan penghargaan desain bergengsi, Chrysler Award, untuk Inovasi dan Desain pada tahun 1993. Disusul Architektur & Wohnen Designer of the Year pada tahun 2006 serta Lawrence J. Israel Prize dari Fashion Institute of Technology di New York pada tahun 2009.

Pengalaman Pesce yang mengglobal ditambah inovasinya yang konsisten, sehingga batas antara seni, desain dan industri tidak relevan baginya.  Sebagaimana seni adalah bukan sesuatu yang dibuat dan diletakkan di atas alas: Seni adalah sebuah produk yang merupakan respon kreatif terhadap kebutuhan waktu kita hidup.

Menarik, bukan, Sobat Rooang?