Reading Time: 3 minutes
1 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 5
Loading...
mengecat-rumah

Rooang.com | Siapa bilang cat hanya bisa menghasilkan permukaan yang halus? Cat tekstur menawarkan opsi berbeda. Anda bisa memiliki tekstur kasar di dinding rumah, sehingga rumah tampak lebih natural dan rastik.

Cat tekstur adalah cat khusus yang menghasilkan tekstur kasar, seperti mengecat pada permukaan yang dindingnya masih belum dihaluskan. Cat ini menghasilkan tekstur kasar karena dicampur dengan pasir untuk bangunan. Berdasarkan proses membuatnya, setidaknya ada 2 jenis cat tekstur, yakni cat tekstur sebagai cat finishing dan cat tekstur sebagai cat dasar.

Cat tekstur sebagai cat finishing berarti produsen mencampurkan pasir ke dalam cat finishingnya. Kelebihan cat ini adalah tampilan lebih merata, daya tahan lebih tinggi, dan warna serta tekstur akan terjaga, meskipun ada sedikit bagian yang mengelupas. Sayangnya, cat tekstur jenis ini cukup boros karena daya sebarnya adalah 1 kg untuk 1 meter persegi bagian dinding. Ditambah lag, untuk hasil maksimal, anda harus mengaplikasikan 2—3 kali coating.

Cat tekstur sebagai cat dasar pada dasarnya nyaris sama borosnya, karena dibutuhkan cat dasar minimal 2 lapis, sebelum cat akhir diaplikasikan. Selain itu, jika permukaan cat finishing mengelupas, maka akan terlihat warna cat dasarnya, umumnya putih.

Ada juga produsen yang membuat cat tekstur dari pasir berwarna. Untuk jenis yang ini, pasirnya sendiri sudah berwarna, jadi warna cat hanya untuk menguatkan warna pasir tersebut. Sejumlah produsen juga mencampurkan pasir berwarna ini ke dalam bahan akrilik cair, sehingga membuatnya tampil lebih mengilap dan alami.

Cat tekstur paling baik diaplikasikan dengan alat spray. Hal ini karena spray bisa menghasilkan warna yang lebih merata halus. Artinya, tidak ada penumpukan komposisi pasir di bagian tertentu. Mengecat dengan spray juga dinilai lebih hemat waktu, meskipun tetap membutuhkan waktu lama untuk persiapan alatnya.

Mengecat dengan roller sepintas memang dirasa lebih cepat dan praktis. Namun, dalam praktiknya, mengaplikasikan cat tekstur dengan roller malah akan menghasilkan corak yang tidak merata. Akan muncul garis-garis vertikal akibat penumpukan pasir di sisi setiap tepian roller. Garis-garis ini sulit dihilangkan dan tidak bisa ditumpuk dengan pengecatan ulang.

Dengan segala kekurangannya, cat tekstur ternyata masih banyak diminati, utamanya untuk mendekorasi area taman dan sebagai pelapis lantai lapangan olahraga. Daya tahannya bisa mencapai lebih dari 5 tahun. Untuk rumah, cat tekstur bisa diaplikasikan pada dinding eksterior, untuk menampilkan kesan rastik dan vintage, seperti dinding ala tahun 50-an.

Cat tekstur sudah dijual oleh sebagian produsen cat di Indonesia, meski belum banyak yang memilihnya sebagai produk unggulan. Anda bisa menanyakan keberadaan cat ini di toko-toko cat, atau pada spesialis pengecatan. Mintalah bantuan ahli jika Anda ragu-ragu pada metode pengecatan yang tepat.

Hati-hati, saat Anda googling image dengan keyword cat tekstur, mungkin sejumlah situs malah akan menampilkan image cat multi warna. Cat tekstur jelas berbeda dengan cat multiwarna, karena cat tekstur hanya terdiri atas 1 warna dalam 1 kaleng. Sementara, cat multi warna memiliki banyak warna sekaligus.

Contoh hasil cat multi warna
Contoh hasil cat tekstur

 

2 COMMENTS