Reading Time: 2 minutes
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
24

Rooang.com | Orang Indonesia yang ingin menapakkan kaki ke luar negeri, Singapura kerap jadi negara pertama yang dikunjungi. Entah untuk melancong di sana atau sekadar transit sebelum lanjut ke negara lainnya. Jika naik pesawat, lokasi transit tentu saja di Bandara Changi.

Singapura rupanya hendak memaksimalkan pengalaman para pelancong yang singgah di Bandara Changi. Pada Desember 2014, sebuah kompleks baru tengah dibangun di bandara yang disebut-sebut terbaik di dunia ini. Megaproyek bernama Jewel ini berkonsep futuristik dengan fasad yang tampak seperti istana kaca. Di dalamnya akan ada outlet-outlet hiburan dan tempat bersantai multiguna. Taman bertingkat-tingkat juga jalur pejalan kaki juga disediakan.

Jewel dibangun di lahan seluas 3,5 hektar yang selama ini difungsikan sebagai area parkir mobil dan bus di depan Terminal 1. Megastruktur 10 lantai itu didesain oleh Moshe Safdie, arsitek kelahiran Israel. Ia jugalah yang mendesain Marina Bay Sands yang terkenal itu.

Bangunan dari material baja dan kaca ini dirancang berbentuk toroid asimetris yang mirip donat. Toroid adalah bentuk yang rumit juga unik dalam hitungan geometri. Safdie mengaku terinspirasi dari alam untuk desain Jewel ini. Maka, ia pun mendesainnya seperti biosfer yang berisi tanaman. Ini sejalan dengan reputasi ‘kota taman’ yang sedang dibangun Singapura.

Jewel akan dibangun 10 lantai, lima di atas, sisanya di bawah tanah. Lima lantai akan diset sebagai Bukit Hutan yang diisi pepohonan, pakis, juga semak-belukar. Ada komuter yang bisa ditumpangi untuk naik ke atas bukit.

Selain itu, di ‘lubang donat’ Jewel ini, di tengah-tengah hutannya, akan ada air terjun raksasa setinggi 40 meter (Rain Vortex). Pada malam hari, Rain Vortex yang digadang-gadang sebagai air terjun indoor tertinggi di dunia ini akan berubah jadi pertunjukan cahaya dan suara. Keren, bukan?

Para pelancong juga bisa menginap di hotel yang dikelola oleh Jewel. Dengan brand YOTEL, hotel ini memiliki 130 kamar.

1

Megaproyek senilai 1,57 miliar dolar Singapura atau Rp 14,83 triliun ini direncanakan akan kelar pembangunannya pada 2018. Jika tepat waktu, Jewel ini kian mengukuhkan posisi Changi sebagai bandara terfavorit di seluruh dunia.