Reading Time: 2 minutes
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
tips-pindah-rumah

Rooang.com | Baru saja membeli rumah baru? Selamat, ya! Pasti sekarang sedang sibuk mengurus kepindahan rumah dan mengemas barang-barang untuk pindahan. Tapi, sudahkah Anda menyiapkan strategi untuk pindah rumah? Ya, bukan perang saja yang butuh strategi. Pindah rumah juga memerlukan strategi yang bai, agar proses berjalan lancar, tidak ada barang yang rusak, dan bisa selesai lebih cepat. Beberapa strategi tersebut di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Mendata barang-barang yang dimiliki

Segitu banyaknya perkakas yang kita miliki, kadang kita tidak sadar bahwa ada benda tersebut di tempat tinggal kita selama ini. Agar tidak hilang selama pemindahan dan lebih mudah saat menatanya nanti, inventariskan terlebih dahulu semua benda yang Anda miliki. Mulai dari perkakas elektronik, furnitur, sampai barang-barang kecil seperti CD.

2. Merencanakan penataan barang

Rata-rata seseorang membutuhkan waktu 1 minggu untuk selesai menata tempat tinggalnya yang baru. Ini dikarenakan tidak ada perencanaan yang matang sebelum pindah rumah. Jadi, sekarang juga segera buat rencana penataan barang. Biasanya yang paling ribet adalah menata sofa, TV, rak buku, dan macam-macam kabinet.

Hal ini karena keterbatasan dinding. Siasati dengan meletakkan partisi di antara ruang tamu dengan ruang keluarga, atau ruang keluarga dengan ruang dapur. Bisa juga dengan meletakkan meja atau laci di antara kedua ruangan, sebagai pembatas kedua area.

3. Packing aman dan nyaman

Jangan asal menaruh barang ke atas pick up atau mobil. Packing dengan benar semua barang Anda, sesuai jenis dan karakternya. Barang pecah belah harus dilindungi dengan bantalan. Bisa dibuat dari kertas koran atau spon. Barang elektronik rakitan perlu diurai terlebih dahulu, masukkan kembali dalam kardusnya. Masukkan semua barang dalam kardus atau kantong plastik, lalu beri label apa isinya. Pastikan kardus dan kantong mudah dibawa.

4. Pilih waktu yang tepat

Pindah rumah pada malam hari lebih terhindar dari macet dan panas, tetapi suara berisik akan mengganggu kenyamanan tetangga. Pindah pada siang hari bisa dilakukan hanya saat akhir pekan atau hari libur, khususnya jika Anda bekerja di kantor (luar rumah).

5. Siapkan kendaraan

Mobil box adalah kendaraan terbaik untuk mengangkut barang-barang rumah tangga. Bebas hujan, panas, debu, dan resiko pencurian. Mobil minibus ruangnya lebih sempit dan tidak bisa mengangkut furnitur. Mobil jenis pick up lebih luas dan lega, tetapi bisa terkena hujan, kotoran, dan memiliki resiko keamanan.

6. Pemindahan secara bertahap

Selain mengurangi efek kelelahan, memindahkan barang secara bertahap juga akan memudahkan Anda menata barang-barang. Pertama, pindahkan dulu furniturnya, lalu alat-alat elektronik dan alat memasak, baru kemudian barang-barang yang kecil.

7. Jangan buru-buru beli tambahan barang

Jangan membeli barang sebelum barang yang lama selesai dipindahkan. Siapa tahu, barang yang sudah terlanjur dibeli malah tidak bisa digunakan, karena tidak sesuai dengan barang yang sudah ada.

Dengan strategi tersebut, proses pindah rumah akan lebih nyaman dan teratur. Selamat menikmati hunian baru, ya!