Reading Time: 1
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
rebeccaLewis-jan2015-architect-construction-shutterstock

Rooang.com | Seiring dengan pembangunan infrastruktur di Singapura yang kian pesat, permintaan tenaga profesional di industri konstruksi dan arsitek pun meningkat.

Saat ini saja sedang berlangsung beberapa proyek, antara lain: pembangunan rumah sakit di Woodlands dan bangunan Terminal 4 di Bandara Changi. Dua proyek ini membutuhkan banyak arsitek, desainer, arsitek layanan kesehatan, perencana, manajer proyek, juga surveyor, ungkap Hays Quarterly Report.

Para profesional inilah yang menempati puncak daftar keterampilan yang dibutuhkan untuk Januari hingga Maret 2015 ini.

“Firma arsitektur dan interior masih terus mencari talenta yang bisa mengisi posisi permanen,” kata Christine Wright, managing director Hays di Asia. “Kami juga sedang membutuhkan manajer proyek untuk industri rumah sakit; arsitek lansekap; dan desainer lampu, furnitur, juga perlengkapan.”

Di sektor konstruksi, proyek pembangunan jalur MRT dan terowongan yang sedang berlangsung juga membutuhkan kandidat-kandidat yang berpengalaman lokal atau internasional. Manajer terowongan, misalnya, dibutuhkan untuk pembangunan jalur MRT Thomson. Begitu juga dengan proyek-proyek lainnya.

“Kandidat untuk posisi ini adalah lulusan teknik sipil, dengan 15 tahun pengalaman yang relevan. Manajer tender yang fleksibel sekaligus punya pengalaman menangani proyek sipil atau bangunan di Singapura, juga dicari.”

Kandidat dengan pengalaman minimal 10 tahun dan memahami regulasi pemerintah Singapura juga benar-benar dicari untuk mengisi posisi sebagai manajer proyek. Begitu pula dengan manajer konstruksi.

Sementara itu, para pekerja masih mencari posisi yang aman dan permanen, kata Wright. Kenyataannya memang, tipikal lingkaran proyek ini hanya akan bertahan tiga hingga lima tahun. Sebab, akan selalu ada pergantian staf juga realokasi di perusahaan sampai proyek yang baru didapatkan.

“Setelah para karyawan mendapatkan bonus mereka pada kuartal ini, kita akan lihat lonjakan perpindahan mereka di sektor konstruksi ini,” ujarnya menambahkan.

 

Sumber:

www.humanresourcesonline.net