Reading Time: 3 minutes
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
9

Rooang.com | Ketika memasuki sebuah kafe atau restoran, Anda mungkin terkagum-kagum dengan interiornya yang bergaya industrial. Dinding bata eksposnya, tiang-tiang yang terpancang, pipa-pipa saluran udara pendingin, dan sejenisnya. Lantas, dengan impulsifnya Anda ingin mewujudkan dekorasi demikian di rumah Anda. Kenapa tidak?

Gaya industrial mulai banyak digemari belakangan ini. Khususnya tampilan interior di ruang-ruang komersial. Namun, tidak sedikit pula yang mencoba menerapkannya di hunian privatnya. Anda pun bisa. Entah rumah Anda bergaya modern atau vintage, elemen industrial bisa memberi tambahan visual yang menarik.

Berikut ini elemen-elemen dasar dari gaya industrial yang perlu Anda ketahui dan bagaimana mengaplikasikannya di rumah Anda.

  1. Kayu lapuk

Anda pernah iseng mampir ke sebuah pabrik tua? Atau pabriknya telah dijadikan museum? Selain bangunannya, Anda mungkin akan tertahan sejenak begitu menginjak lantai kayunya. Mungkin ada ceceran oli di sana atau bekas air hujan yang merembes dari atap. Ini membikin lantai kayunya jadi agak lapuk. Bahkan, tak jarang tumbuh lumur di atasnya. Hadirkan elemen kayu lapuk ini di rumah Anda untuk menambah kesan nostaljik dan hangat. Anda bisa menemukannya di pasar loak. Lantai kayu nan tua itu bisa Anda jadikan dinding panel. Bingkai jendela atau pintu yang tua bisa Anda bikin sebagai dinding gantung, headboards, meja, atau hiasan.

 

  1. Sistem bangunan

SONY DSC

Saluran pipa air, listrik, pemanas, ventilasi, dan pendingin udara acap kali dibiarkan terekspos pada pabrik-pabrik industrial nan tua. Namun, pabrik-pabrik belakangan ini lebih mengedepankan fungsional bangunan, sehingga elemen-elemen tersebut disembunyikan dalam dinding. Memang tidak semua saluran pipa cocok ditempatkan dalam interior. Meski demikian, Anda bisa menambahkan elemen industrial yang keren itu dengan cara yang lebih halus. Misalnya: menyatukan beberapa potong pipa di dapur. Anda juga bisa pakai pipa galvanis untuk kaki meja buatan sendiri, shelving brackets, atau penggantung jas. Eksplorasi kreativitas Anda.

  1. Bata ekspos

3. bata ekspos

Bata dari bahan tanah liat telah banyak dipakai oleh orang Indonesia. Bahan bangunan ini telah lama dikenal karena daya tahan dan umurnya yang panjang. Jika Anda tidak memakainya di dinding, Anda bisa menggunakan bata biasa atau bata veneer. Tambahkan elemen ini di backsplash dapur atau pintu masuk.

 

  1. Pencahayaan

4. lampu industrial

Lampu gantung industrial yang dilapisi warna porselen, kerangkeng aluminium bohlam, dan kaca bergaris, adalah beberapa di antara jenis lampu yang menggambarkan pabrik-pabrik tua. Beragam lampu dengan bentuk seperti itu banyak tersedia di pasaran saat ini. Belilah lampu gantung besar yang sesuai dengan anggaran Anda dan pasang di ruang makan, di pintu masuk, atau lorong rumah Anda.

  1. Beton

5. beton

Beton kerap digunakan di pabrik-pabrik tua juga bengkel kerja, baik untuk lantai maupun struktur. Sifatnya yang kuat, rendah biaya dan tahan lama, menjadikan beton banyak dipakai pada pabrik-pabrik industri di abad ke -19. Jika bagian rumah Anda masih ada yang berwujud beton, cobalah untuk mengecatnya. Anda tidak siap memakai material ini untuk lantai? Siasati dengan aksesoris simpel, seperti: pot beton, alas meja, atau rak beton.

 

  1. Baja

Di pabrik industri biasanya terdapat tiang, balok, dan gugusan berbahan baja. Sistem bangunannya pun dibuat terekspos dengan meminimalisasi penyembunyiaan di balik dinding. Untuk memberi sentuhan industrial di rumah, Anda bisa menggunakan aksesoris atau furnitur baja. Semakin sedikit penggunaan garis-garis, rumah Anda akan tampak semakin industrial.

 

  1. Furnitur Daur Ulang

7. barang daur ulang

Persneling, perangkat-perangkat mekanis, katup, ubin, dan benda-benda keras lainnya adalah beberapa di antara elemen nonstruktural yang lazim Anda jumpai di pabrik tua. Konstruksinya yang kuat memberi Anda peluang untuk menciptakan perabotan yang kreatif sekaligus menakjubkan. Elemen-elemen industrial ini akan tampak menarik jika dikombinasikan dengan langgam desain lainnya atau dibiarkan begitu saja.

 

Sumber:

www.houzz.com