Reading Time: 3 minutes
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
rooftop-restaurant

Rooang.com | Memang benar kata orang bahwa kreativitas itu tanpa batas. Apalagi jika dalam kondisi ‘kepepet’, setiap orang bisa melakukan apa saja dan di mana saja, salah satunya di atap-atap gedung tinggi di Cina ini. Entah karena passion, kepepet, atau hobi, rooftop tersebut memiliki penampakan yang mengejutkan. Apa saja?

1. Sawah

Wow! Green roof mungkin sudah biasa Anda dengar. Tapi pernahkah mengetahui ada petani yang panen dari atap? Nyatanya, itulah yang terjadi di Shaoxing, Provinsi Zhejiang. Seorang pemilik rumah 4 lantai bernama Peng Qiugen sudah bertahun-tahun menanam padi di atap rumahnya seluas 120 meter persegi. Beras yang dihasilkan sekitar 120 kg. Terkadang ia juga menanam semangka. Shaoxing memang salah satu kota yang padat penduduk. Rata-rata penduduknya tinggal di apartemen sempit. Dari kegiatannya bertani ini, Peng meraih penghargaan dari event World Green Roof Congress di Shanghai.

2. Ladang sayur

Bisa jadi karena terinspirasi dari aktivitas Peng Qiugen, sebuah perusahaan tekstil bernama Ailuo di kota yang sama, Shaoxing, mengikuti inisiatif tersebut. Perusahaan ini mencetuskan ide untuk menciptakan kebun sayur di atapnya yang seluas 4800 meter persegi. Ada sekitar 40 jenis sayur yang ditanam. Sayuran tersebut kemudian digunakan untuk pasokan pangan bagi 200 pegawai pabrik.

3. Kuil

Sebuah kuil mewah dibangun di atas gedung apartemen di Shenzhen, lengkap dengan taman yang asri dan dikelilingi oleh pohon rimbun. Dari bawah, kuil tersebut tidak terlihat karena tertutup oleh pohon. Pembangunan ini sebenarnya ilegal, karena seharusnya kuil tersebut boleh digunakan untuk publik. Banyak pihak melakukan protes dan meminta kuil tersebut diruntuhkan.

4. Vila

4 buah vila dibangun lengkap dengan taman hijau di atas Jiutian International Square mall, ZhuZhou, Provinsi Hunan. Vila ini sebenarnya akan digunakan untuk kantor perusahaan pengembangnya. Pendirian 4 bangunan ini mendapat sambutan hangat karena menjadi prestasi Zhuzhou dalam komitmennya membangun bangunan yang ramah lingkungan. Pengembangnya sendiri sengaja membangunnya menyerupai vila, agar memiliki pemandangan yang lebih segar.

5. Perumahan

Berbeda dengan mall di Zhuzhou yang mendapat banyak pujian karena memiliki 4 vila, sebuah mall di Hengyang milik Hengyang Wings Group justru menuai kontroversi. Pemilik mall diminta merobohkan 25 rumah mewah yang ada di atas mall tersebut karena dibangung tanpa izin. Isu yang beredar menyebutkan bahwa rumah-rumah tersebut akan dijual. Hal ini diperkuat dengan tampilan lanskapnya yang berpagar antara rumah satu dengan lainnya. Namun, Hengyang Wings Group buru-buru membantahnya dengan mengatakan bahwa kedua puluh lima rumah tersebut akan ditempati oleh para karyawan migran. Dengan begitu, mereka terhindar dari sangsi penghancuran bangunan.

6. Puncak gunung

Tentu bukan puncak gunung yang sebenarnya. Ini adalah vila mewah berfasad batuan. Zang Biqing, seorang dokter akupuntur, membangun vila tersebut sebagai perluasan wilayah dari penthouse miliknya. Berton-ton batu diangkut lewat lift, dan membuat para tetangga khawatir jika terjadi retak dinding atau roboh. Villa yang dibangun selama 6 tahun ini akhirnya harus dirubuhkan selama 15 hari karena tidak memiliki izin.

Ada yang positif, ada juga yang negatif. Bermacam-macam keunikan atap gedung di Cina ini semoga bsia menginspirasi Anda untuk lebih peduli lingkungan dan sadar hukum, bagaimana prosedur mendirikan bangunan yang benar.

Anda punya foto-foto menarik seputar lanskap atap gedung, seperti restoran atau taman? Kami tunggu foto tersebut di Rooangku.