Reading Time: 3 minutes
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
Ruang-Keluarga-Ramah-Anak

Rooang.com | Seringkali para orangtua uring-uringan karena tembok ruang keluarga yang baru saja dicat sudah dicoret-coreti oleh anak mereka. Atau jangan-jangan Anda pernah pula mengalaminya? Lalu, apa yang biasanya Anda lakukan? Mengisolasi anak? Jelas bukan solusi yang mumpuni. Sebab, anak memang sudah alamiahnya untuk bereksplorasi. Bagi mereka, tembok tak ubahnya kanvas besar untuk menumpahkan imajinasi mereka.

Lantas, apa yang harus Anda perbuat agar ruang keluarga ramah anak juga ramah untuk penghuni lainnya? Yuk, simak tip berikut.

 

  1. Dinding

Untuk ruang keluarga, gunakan jenis cat yang mudah dibersihkan. Pilihlah warna, semisal: putih telur, satin, atau semigloss karena akan lebih gampang dibersihkan dengan sabun lembut dan kain yang lembab. Jika Anda ingin dinding yang tidak mengilap, pilihlah cat flat karena tidak akan meninggalkan bekas goresan kuas. Bahkan, di pasaran juga telah tersedia cat flat yang mudah dicuci dengan busa. Agar anak Anda tetap bisa menyalurkan kreativitasnya dalam menggambar atau menulis, coba pasang dinding papan tulis. Ini jauh lebih aman.

 

  1. Sofa

Sofa berbahan kulit, furnitur anti-selip, juga kain sunbrella adalah pilihan yang bagus untuk furnitur di ruang keluarga Anda. Anda juga bisa memilih kain anti-noda sehingga Anda tidak perlu susah membersihkannya sewaktu-waktu anak Anda menumpahkan makanan atau minuman.  Anda lebih baik menggunakan furnitur warna gelap dibandingkan yang warna terang. Tapi, ketika Anda menginginkan tampilan furnitur yang lebih terang, tinggal pasang kain yang bisa dicuci kapan pun.

image credit

 

  1. Coffee-Table

Hampir semua orangtua pernah melihat atau menjumpai balitanya (hampir) jatuh di dekat coffee table. Nah, biar aman, letakkan meja bunda di ruang keluarga. Jika meja Anda berbentuk persegi panjang, pakai pelapis ottoman di atasnya. Anda juga bisa meletakkan beberapa poufs yang aman dan nyaman untuk anak.

image credit

 

  1. Lantai

Noda, tumpahan, debu, bulu hewan, dan remah-remah adalah hal yang lazim kita temukan di rumah. Biar tidak repot, Anda perlu memikirkan untuk menggunakan lantai yang mudah dicuci, semisal: tile, kayu, laminasi, dan vinil. Jika Anda lebih menyukai karpet, cobalah mempertimbangkan karpet berbentuk potongan ubin. Jika nodanya hanya ada di bagian potongan tertentu, Anda bisa melepaskannya dan membersihkannya. Lebih simpel, kan?

Untuk karpet di ruang keluarga, Anda juga punya opsi lain, yakni karpet berbahan fiber alami, seperti seagrass atau jute. Ini jenis karpet yang tahan lama sekaligus gampang dibersihkan.

 

  1. Aksesoris

Ruang keluarga itu harus nyaman bagi setiap orang. Untuk itu, Anda bisa mempertimbangkan untuk membuat galeri dinding. Anda bisa memajang karya-karya anak Anda. Ini juga cara untuk mendokumentasikan karya mereka dari waktu ke waktu.

image credit

Anda juga bisa meletakkan rak untuk memajang aksesoris-aksesoris. Letakkan aksesoris tersebut di posisi yang sulit dijangkau anak-anak. Jangan lupa hadirkan aksesoris yang cocok untuk anak, semisal: kerang-kerangan, biji pinus, kayu apung bekas, dan lain-lain.

 

Sumber:

www.homestoriesatoz.com