Reading Time: 3 minutes
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
Bookniture

Rooang.com | Buku adalah sumber inspirasi yang tiada habisnya. Orang tidak sekadar menyerap informasi dan pengetahuan yang disajikan oleh buku. Lebih dari itu, buku mampu menimbulkan kesenangan, tidak hanya secara batin, namun juga intelektual.

Para kutu buku memang bisa membaca di mana saja dan kapan saja. Mau di halte, busway, terminal, bandara, angkot, kamar mandi, kafe, halaman belakang, dan lain sebagainya. Mereka bisa menciptakan sendiri atmosfernya sekalipun itu di tempat yang ramai.

Namun, tentu saja mereka akan mencari suasana yang lebih mendukung kenyamanan dalam membaca, misalnya di perpustakaan atau kamar pribadi. Apalagi jika setting ruangan – mulai dari rak, meja, kursi, sofa, lampu, dan furnitur lainnya – benar-benar mampu menghadirkan atmosfer untuk fokus dan berkonsentrasi tinggi untuk membaca. Itu surga!

Kemewahan membaca itu pun coba dihadirkan oleh Mike Mak, desainer asal Hongkong. Ia menciptakan BOOKNITURE. Dari namanya saja, kita bisa menebak kalau produk ini merupakan kombinasi antara buku dan furnitur. Pertanyaannya, kombinasi yang seperti apa?

(Baca juga: 7 Ide Rak Buku Gantung yang Keren)

image credit

image credit

Furnitur berbentuk buku. Itulah deskripsi singkat BOOKNITURE. Produk ini benar-benar compact. Anda bisa memperlakukannya laiknya buku. Tak ubahnya menyimpan atau mengepit buku.  Dengan sekali ‘jentik’, furnitur ini akan berubah bentuk dari buku menjadi furnitur multifungsi.

Mike Mak membuat BOOKNITURE karena terinspirasi dari karton honeycomb yang ia dapatkan dari sebuah pameran furnitur. Honeycomb adalah jenis karton yang bawah permukaannya memiliki pola sarang lebah madu. Mike takjub dengan kekuatan dan kapasitas beban struktur karton ini. Ia pun menjadikan sampel karton tersebut sebagai dekorasi lemari bukunya.

(Baca juga: Rianne Koens dan Sistem Furnitur Modular Otura)

Mike yang merupakan lulusan Hong Kong Polytechnic University, School of Design, jurusan Desain Industri ini, pun mendapatkan ide. Ia menginginkan furnitur yang tidak banyak memakan tempat ketika tidak digunakan. Apalagi dia senang berkumpul dengan teman-temannya. Suatu ketika, ia memerhatikan sampel karton honeycomb dan ruang kosong di lemari bukunya. Saat itu juga tercetus ide baru: BOOKNITURE!

image credit

image credit

BOOKNITURE memang cocok digunakan di ruang-ruang yang tidak luas, macam kamar apartemen. Furnitur ini juga bisa diubah dalam banyak bentuk: bisa sebagai stool, foot rest, nighstand, juga standing work desk, dan masih banyak lagi.

Anda juga bisa menyusun BOOKNITURE menjadi satu set meja dan kursi. Tambahkan sebuah papan kayu di atas dua BOOKNITURE dan jadikan ia bangku. Coba susun beberapa BOOKNITURE dan Anda akan mendapatkan sebuah rak. Ya, furnitur ini memang bisa diutak-atik jadi apa pun asalkan Anda kreatif.

image credit

image credit

image credit

image credit

(Baca juga: 5 Cara Mengubah Tampilan Furnitur)

Kelebihan lainnya, furnitur handmade yang dijilid seperti buku ini, ringan dan portabel. Kalau Anda sudah kelar memakainya, tinggal dilipat lagi dan jadilah ia sebuah buku. Anda bisa membawanya bahkan ke luar ruangan. Anda pun bisa duduk nyaman sekaligus tetap stylish di mana saja.

Sobat Rooang tertarik memilikinya? Silakan intip di BOOKNITURE.