Reading Time: 3 minutes
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
9c40601e7507b5c97354631e2a75e791

Rooang.com | Masjid dan megah, dua kata yang seolah tak bisa dipisah. Sebuah masjid memang dibangun dengan megah, karena memang fungsinya menampung banyak orang sehingga membutuhkan bangunan yang besar. Salah satu masjid yang megah di Iran adalah Masjid Nasir Al-Mulk. Terletak di wilayah Shiraz, tepatnya di Goade-e-araban.

Masjid ini dibangun pada masa Qajar, dan masih digunakan di bawah perlindungan oleh Yayasan Nasir al Mulk. Dibangun atas perintah Mirza Hasan Ali Nasir pada tahun 1876 dan selesai pada tahun 1888. Masjid yang kental dengan budaya Iran ini dirancang oleh Arsitek Muhammad Hasan Al-Mimar dan Muhammad Reza Kashi Paz Al-Shirazi.

nasir-al-mulk-mosque-shiraz-iran-7

Image credit

09c2781cd0559a1a76108662e95d4699

Image credit

800px-Nasr_ol_Molk_mosque2

Image credit

Tampak dari luar, Masjid Nasir al-Mulk ini tidak seperti masjid pada umumnya yang terbuka. Namun, eksterior jendela yang memakai kaca patri ini menyembunyikan pandangan dari luar ke interior dalam masjid yang cantik dan warna-warni.

Nasirolmolk_arcade

Image credit

Penggunaan batu bata ekspos lebih dominan terlihat pada selasar Masjid Nasir al-Mulk. Langit-langitnya berbentuk kubah khas bangunan timur tengah dan dipercantik dengan ornamen-ornamen berwarna biru tua.

Nasr_ol_Molk_Mosque

Image credit

Beranjak ke dalam ruangan masjid yang digunakan untuk beribadah, semakin membuat penglihatan kita berdecak kagum. Tiang-tiang yang memancang sengaja dibuat sejajar dengan pintu dan jendela. Banyaknya jendela kaca patri mengubah bagian dalam masjid menjadi berwarna-warni ketika ditimpa cahaya matahari dari luar. Keindahan ini juga dirasakan oleh fotografer asal Jepang, Koach, yang tak hentinya terpesona oleh cahaya indah yang masuk melalui kaca patri.

Anda hanya bisa melihat cahaya melalui kaca patri di pagi hari. Jendela ini memang sengaja dibangun untuk menangkap sinar matahari pagi, sehingga jika Anda mengunjungi pada siang hari akan terlalu terlambat untuk menangkap cahaya. Melihat sinar matahari pagi bersinar melalui kaca patri warna-warni, kemudian jatuh di atas persion karpet tenunan yang terpasang, begitu menyihir bahwa hal itu tampaknya berasal dari dunia lain.
Bahkan jika Anda adalah orang paling religius di dunia, Anda mungkin merasa tangan Anda akan bergerak untuk berdo’a ketika Anda melihat kecemerlangan cahaya ini. Mungkin pembangun masjid ini ingin menunjukkan “iman” mereka melalui cahaya pagi bersinar melalui kaca patri ini. — Koch

ARAB-108

Image credit

KOiV4S3

Image credit

Nasir al-Mulk Mosque

Image credit

Pada langit-langit interior masjid terdapat cekungan yang dinamakan Panj Kaseh-i (lima cekungan). Cekungan ini memiliki filosofi rukun Islam, dan menjadi desain yang umum digunakan pada masjid-masjid tradisional di Iran.

Panj_kaseh_i

Image credit

Mosaik Interior Kubah

800px-Masdjed-e_Nasr_ol_molk

Image credit

Langit-Langit Kubah Interior Masjid

800px-Nasr_ol_Molk_mosque_vault_ceiling

Image credit

800px-Nasr_Ol_Molk_Mosque2-2

Image credit

Masjid ekstensif menggunakan kaca berwarna di fasad dan ubin berwarna merah muda. Masjid ini pun juga mempunyai julukan ‘Masjid Pink’. Banyaknya jendela kaca patri mengubah bagian dalam masjid menjadi wonderland dengan warna yang benar-benar menarik hati. Ditambah lagi dengan ornamen-ornamen cantik yang dicat pada langit-langit dengan lengkungan yang indah dan rumit, secara keseluruhan masjid ini memiliki interior yang cukup jarang dimiliki oleh arsitektur masjid pada umumnya. Kelangkaan arsitektur seperti ini membuat para pengunjung Masjid Nasir al-Mulk berkata, “Menakjubkan!”

a4d458e9bb4fdf653e42992a249af221

Image credit

Sumber :

www.wikipedia.org

www.huffingtonpost.com