Reading Time: 4 minutes
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
12810_10933_TRI-RISMAHARINI7-DIMAS

Rooang.com | Surabaya patut berbangga. Wali kotanya mampu mengharumkan dan mengantarkan nama Surabaya terbang ke penjuru dunia. Beragam prestasi disabetnya, seperti Kota Terbaik Se-Asia Pasifik versi Citynet pada tahun 2012, Penghargaan Kota Berkelanjutan ASEAN, Enviromentally Award 2012, Nominasi 10 wanita paling inspiratif 2013 versi Majalah Forbes pada tahun 2013. Belum lagi, 2 kategori penghargaan tingkat Asia Pasifik dalam ajang FutureGov Award 2013, yakni data center melalui Data Center Pemerintah Kota Surabaya dan Data Inclusion melalui Broadband Learning Center (BLC), menyingkirkan 800 kota di Asia Pasifik.

Surabaya juga mendapatkan penghargaan terkait ruang terbuka hijau, yaitu Taman Bungkul pada tahun 2013, The Asian Townscape Award dari PBB. Risma mendapatkan penghargaan Mayor of the Month sebagai Wali Kota Terbaik pada Februari 2014, dan mendapatkan penghargaan Socrates Award kategori Future City dari European Business Assembly (EBA) pada April 2014.

“A city is the home for its inhabitants. You should treat it like a house -you must clean it, and make it beautiful and comfortable,”

Kata-kata itu terlontar dari sosok wali kota sederhana ini saat diwawancarai Forbes. Sebuah kota selayaknya menjadi rumah bagi warganya. Kita harus membersihkannya, memperindahnya, dan membuatnya nyaman.

2014-05_scan

image credit

Ia sering tampil tanpa riasan dan dengan pakaian yang tidak mencolok. Kendati tampil bersahaja, namun dari pemikiran dan perbuatannya, Surabaya kini disulap menjadi kota cerdas. Ialah Dr.(H.C.) Ir. Tri Rismaharini, M.T.  yang dikenal dengan panggilan ‘Bu Risma’. Ia dikenal pula karena sekian banyak masalah Kota Surabaya ia hadapi, mulai dari Kebun Binatang Surabaya hingga prostitusi di Dolly – yang bahkan membuatnya harus bertaruh nyawa. Hebatnya, sosoknya tetap merakyat.

Wanita kelahiran Kediri, Jawa Timur, 20 November 1961 ini menjabat sebagai wali kota sejak 28 September 2010. Ia adalah wanita pertama yang terpilih sebagai Wali Kota Surabaya sepanjang sejarah. Risma merupakan kepala daerah perempuan pertama dari Indonesia yang berulang kali masuk daftar pemimpin terbaik dunia.

Tri Rismaharini menempuh pendidikan dasar di Sekolah Dasar Negeri Kediri dan lulus pada tahun 1973. Ia melanjutkan pendidikan ke Sekolah Menengah Pertama Negeri 10 Surabaya, lulus pada tahun 1976, kemudian melanjutkan pendidikan ke Sekolah Menengah Umum Negeri 5 Surabaya dan lulus pada tahun 1980.

Surabaya Zoo Works To Improve Animal Care Standards

 image credit

Lulusan Arsitektur Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya tahun 1987 ini pun melanjutkan pendidikan pascasarjana Manajemen Pembangunan Kota di kampus yang sama dan lulus pada tahun 2002. Risma sempat berkata ingin menjadi dosen di almamaternya seusai melepas jabatan menjadi wali kota.

Pada 4 Maret 2015, ia mendapatkan gelar kehormatan Doktor Honoris Causa dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS). Gelar kehormatan tersebut diberikan dalam bidang Manajemen Pembangunan Kota di Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan.

“Tri Rismaharini, yang kita panggil Bu Risma, kami nilai telah berhasil membangun Kota Surabaya sebagai Green City, yang merupakan pengembangan konsep pembangunan kota berkelanjutan yang diterapkan secara simultan dan komprehensif,” – Tri Yogi Yuwono, Rektor ITS

“Pembangunan Kota Surabaya ke depan akan mengedepankan visi lingkungan. Bagaimanapun juga pembangunan harus mengutamakan manusia sebagai penikmat pembangunan di Kota Surabaya,” kata Tri Rismaharini dalam orasi ilmiah Doktor Honoris Causa-nya.

20150327_115845_harianterbit_Wali_Kota_Surabayaimage credit

Awal karier birokratnya dimulai dengan menjadi Kepala Seksi Tata Ruang dan Tata Guna Tanah Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya pada tahun 1997. Kemudian pada tahun 2001 menjadi Kepala Seksi Pendataan dan Penyuluhan Dinas Bangunan Kota Surabaya serta Kepala Cabang Dinas Pertamanan Kota Surabaya. Pernah pula menjabat sebagai Kepala Bagian Bina Bangunan pada 2002. Lalu, menjadi Kepala Bagian Penelitian dan Pengembangan serta Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabayapada 2005. Tiga tahun kemudian, Risma menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya. Baru pada 2010, ia resmi diangkat menjadi Wali Kota Surabaya. Ia tercatat sebagai wanita pertama yang dipilih langsung menjadi wali kota melalui pemilihan kepala daerah sepanjang sejarah demokrasi di Indonesia pascareformasi 1998.

wali kota copy

 image credit

Inilah beberapa kata-kata Risma yang menunjukkan kecintaannya terhadap Kota Pahlawan ini:

“Saya berharap, ke depannya akan semakin banyak lagi perusahaan di Kota Surabaya yang memberikan CSR-nya untuk kepentingan masyarakat. Karena semakin banyak perusahaan yang peduli, Surabaya akan semakin hijau, sejuk serta nyaman untuk ditinggali warganya.”

Taman-Bungkul-Surabaya-1

image credit

“Buat apa taman-taman dibangun kalau tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Taman dibangun supaya warga Surabaya bisa saling bertemu di satu tempat dan berkomunikasi satu sama lain.”

256276_620

 image credit

“Ini bukan untuk saya, tetapi untuk warga Surabaya. Warga sudah menunggu adanya transportasi massal yang bagus di Surabaya. Saya yakin kalau kondisi transportasinya bagus, Surabaya akan jadi kota yang nyaman untuk investasi. Sehingga nanti anak-anak Surabaya tidak perlu bingung mencari kerja.”

12810_10933_TRI-RISMAHARINI(7)-DIMASimage credit

“Saya berharap suatu saat taksi atau angkutan umum yang lainnya akan menjadi kebutuhan utama di kota kita ini. Saat ini kota kita bersaing dengan Singapura dalam segala hal, mari kita bersama-sama mengembangkan segala bidang di Surabaya.”

“Kota ini tidak akan sehat dan tidak akan menarik kalau macet. Itu bisa menyebabkan masyarakat lelah dan juga tidak efisien dari segi ekonomi serta waktu. Angkutan massal cepat sudah menjadi kebutuhan utama Surabaya, baik sekarang maupun untuk masa mendatang.”

 

Sumber:

Apa Kata Bu Risma: Sebuah Kumpulan Kutipan Kata-kata yang Memotivasi & Menginspirasi, 2014
www.jpnn.com
id.wikipedia.org