Reading Time: 3 minutes
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
DSC00167

Rooang.com | Mengusung tema Renovation, Redecoration, Refurbishment, untuk pertama kalinya HOMEDEC diadakan di Indonesia. Surabaya pun dipilih sebagai kota pertama penyelenggaraan pameran dekorasi dan desain rumah ini. Sebanyak 37 perusahaan dan brand menjadi peserta pameran. Beberapa di antaranya adalah: Archinesia, Goodrich, HDII Jatim, Kare Indonesia, Maindesign, Yuki, Wood Concept, Tomjaks, dan lain-lain.

Rooang berkesempatan mengunjungi HOMEDEC yang dihelat di Grand City Convex sejak 30 April hingga 3 Mei. Pada hari ketiga, yakni Sabtu (2/5), suasana pameran tidak terlalu ramai. Rata-rata yang terlihat berkunjung adalah keluarga, yakni suami istri dan anak-anak mereka. Ini tampaknya bisa dipahami karena dekorasi rumah adalah urusan bersama. Pemilihan furnitur, dekorasi interior, juga pemilihan warna menjadi pembahasan sekeluarga.

HOMEDEC 2015 Surabaya

HOMEDEC 2015 Surabaya

HOMEDEC 2015 Surabaya

(Baca juga: Surabaya, Jangan Lupa Kunjungi HOMEDEC di Grand City Complex)

Sementara itu, sebuah panggung kecil didirikan di sisi selatan hall. Di sana diadakan clinic yang menghadirkan para profesional di bidangnya. Seperti Sabtu siang itu, yang menyuguhkan topik ‘Fengshui Interior’ dengan pembicara Linggajaya Suryanata, seorang color therapist. Dilanjutkan dengan pembicara kedua, Kezia Karin, dari Goodrich, yang mengupas tentang make over ruangan dengan wallpaper.

Para peserta tampak antusias menyimak paparan dari pembicara. Utamanya saat Linggajaya menyampaikan tentang terapi warna. Pemilihan warna amat penting disesuaikan dengan karakter dan sifat penghuninya. Sebab, warna yang tidak klop dengan karakter pemiliknya, akan cenderung membuat semangatnya pudar. Misalnya, seseorang yang berkarakter kalem dan dingin lebih cocok dengan warna biru atau hijau. Ketika ruangannya dicat warna oranye atau merah, kenyamanan dan ketenangannya berkurang.

Begitu pula saat Kezia Karin menyampaikan materi tentang pemasangan wallpaper. Beberapa poin menarik dari dia adalah bahwa wallpaper tidak harus selalu selalu dipasang di dinding. Tapi, bisa juga diteruskan hingga ke langit-langit. Selain itu, ia juga bilang agar jangan takut untuk mengombinasikan antara ragam gaya dalam wallpaper. Asalkan jangan sampai terlihat norak dan membuat pusing saja.

HOMEDEC 2015 Surabaya

HOMEDEC 2015 Surabaya

HOMEDEC 2015 Surabaya

Saat berkeliling, redaksi Rooang menjumpai adanya spot yang sepi pengunjung, yakni di bagian spring bed. Sementara itu, di stan-stan yang memamerkan decorative items, home appliances, dan wallpaper cenderung ramai.

Dua di antaranya yang tampak ramai adalah stan Goodrich dan Kare Indonesia. Stan Goodrich tampak atraktif dengan pajangan fabrics aneka motif, corak, dan warna, baik itu pelapis kain maupun dinding. Para pengunjung juga dilayani dengan ramah. Mereka pun bisa berkonsultasi langsung dengan Kezia Karin.

HOMEDEC 2015 Surabaya

HOMEDEC 2015 Surabaya

Begitu pula dengan Kare Indonesia yang menghias dan menata stan mereka dengan begitu atraktif. Produk-produk interior mereka, mulai dari meja rustik, patung, telephone box, koper vintage untuk duduk, pop art, dan item dekorasi lainnya terpajang mencolok di stan berbalut nuansa netral.

Ya, HOMEDEC bukan sekadar arena yang mempertemukan antara pemilik hunian dengan retailer juga brand ternama.

HOMEDEC 2015 Surabaya

HOMEDEC 2015 Surabaya

HOMEDEC 2015 Surabaya

HOMEDEC 2015 Surabaya

Bagi Anda yang belum berkesempatan ke sana, jangan khawatir. Pada bulan Oktober 2015, HOMEDEC akan digelar di Jakarta.

Siapkan anggaran Anda untuk mendapatkan produk-produk menarik dengan harga bersaing.