Reading Time: 3 minutes
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
Voussoir-Cloud-at-SCI-Arc-Gallery-by-IwamotoScott

Rooang.com | Dalam dunia arsitektur, arusnya adalah mencari keberhasilan baru dalam membangun. Tapi, untuk keberhasilan yang lebih besar, itu saja tidak cukup. Hari ini, dunia arsitektur membutuhkan ‘riset’ yang dapat menggali lebih dalam untuk menganalisis apa yang kita tahu – untuk mencapai apa yang kita impikan.

Riset adalah sumber pengembangan. Maka, riset dalam dunia arsitektur – seperti riset yang lain, dimulai dan dibahas secara lebih detil di dalam laboratorium.

Pada riset laboratorium inilah, momen “Eureka!” akan terjadi, dikonsolidasi oleh riset dan eksperimen yang mungkin hanya terlihat teori dan hipotesis, tetapi memegang peranan penting di lapangan.

Riset dan Terobosan pada masa awal | Model Rantai Menggantung Antoni Gaudi (kiri) untuk Gereja Colònia Güell (kanan)

Image credit

Namun sesungguhnya, arsitektur adalah ilmu terapan yang pengembangannya tak hanya terbatas terjadi di laboratorium saja. Inilah yang akan jadi perbedaan laboratorium arsitektur dengan laboratorium pada umumnya.

Jika kita bicara masa lalu, kita dapat melihat hasil eksperimen di sudut rumah Antoni Gaudi. Masih terjaga, model rantai gantung Antoni Gaudi dapat menjadi bukti Ia melakukan riset tersebut, hingga Ia terapkan pada kubah yang berderet.

Pada garis yang sama, kita dapat melihat riset dan eksperimen seorang Le Corbusier dalam bentuk Le Modulor.

Hari ini, arsitektur sebagai bidang yang memiliki banyak bagian dan spesialisasi, seseorang di dalamnya mungkin perlu untuk melihat pada inti dari sebuah investigasi, yang mana tertuang dalam riset di laboratorium yang muncul pada entitas yang spesial.

Adalah RIBA (Research and Development Committee of Royal Institute of British Architects) yang mengambil tanggung jawab dan meletakkan riset pads inti dari seluruh aktivitas keprofesiannya.

Meletakkan riset kembali jadi fokus perhatian | Perpustakaan RIBA

Image credit

Di samping RIBA juga terdapat asosiasi yang bernama OCEAN. Pertama kali diluncurkan pada 1994, OCEAN sebagai penghubung dalam kolaborasi banyak arsitek yang tertarik pada riset desain dan proyek serupa. OCEAN mengintegrasikan ahli di bidang arsitektur dan urban design, sipil dan rekayasa struktural, desain komputasi yang canggih, desain yang industrial, komposisi musikal, serta sistem kerja.

Selain RIBA dan OCEAN, juga terdapat sejumlah laboratorium arsitektur di dunia, yakni MIT MEDIA LAB (Massachusetts Institute of Technology Media Laboratory), One LabIwamotoScott Architecture di San Fransisko, LAVAFAB LAB di Barcelona,  LEAD (Laboratory for Explorative Architecture & Design), serta A² Fab Lab.

Kubah Bersarang | Proyek riset yang sedang berjalan di OCEAN – Eksperimen konstruktif dengan bata (kiri) dan Simulasi digital (kanan)

1Image credit

Sisi dalam komplek laboratorium MIT Media Lab

Image credit

Inside-Media-Lab-Complex-of-MIT-The-New-Look-of-LaboratoriesImage credit

Image credit

Image credit

Image credit

Sumber : www.arch2o.com