Reading Time: 1
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
atap-bitumen

Rooang.com | Bahan untuk genting ada banyak macamnya. Yang paling umum kita temui adalah yang berbahan tanah liat. Ada juga genting dari bahan metal sehingga lebih ringan, tetapi berisiko membuat rumah terasa lebih panas. Ada juga dari bahan kayu besi atau kayu ulin, seperti rumah-rumah orang Barat. Namun, pernahkah Anda melihat atap rumah dari aspal?

Adalah atap bitumen atau biasa disebut juga dengan atap ondulin. Atap ini terbuat dari campuran aspal dan bahan lainnya, dilengkapi aneka pewarna. Kelebihannya pun banyak, sehingga perlu Anda masukkan sebagai alternatif utama jika ingin merenovasi bagian atap.

  1. Atap bitumen bersifat antibocor karena bahannya yang elastis. Tidak seperti atap biasa yang mudah pecah dan dimasuki air, atap bitumen sangat rapat menutupi atap.
  2. Elastisitas genteng bitumen juga membuatnya lebih awet, tidak mudah melorot (selama pemasangannya benar), dan tidak mudah retak atau pecah.
  3. Atap bitumen memiliki bobot yang ringan, hanya sekitar 4kg/m². Bandingkan dengan atap tanah liat yang bisa mencapai 8kg/m².
  4. Hampir sama dengan genteng tanah liat, genteng aspal juga bisa menyerap panas sehingga suhu di dalam ruangan menjadi lebih dingin.
  5. Genteng bitumen cocok untuk semua gaya rumah, baik yang klasik, tradisional, maupun modern, ditambah desainnya yang lebih menarik dan mewah.
  6. Cara memperbaiki apabila ada genteng bitumen yang sobek cukup mudah. Tinggal cabut atap yang rusak dengan catut (lakukan dengan hati-hati agar tidak merusak susunan atap lainnya), ukur atap yang baru sesuai ukuran genteng lama yang rusak, lalu pasang ke tempat tersebut dengan paku.

Sayangnya, harga atap ini relatif lebih mahal, lebih dari Rp 120.000 per lembar. Hal ini karena produksinya sebagian besar masih dilakukan di luar negeri (ada juga yang dalam negeri, tetapi harga masih relatif mahal). Belum lagi biaya untuk multipleks sebagai pelapis bawahnya.