Reading Time: 1
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
merawat-rumput-sintetis

Rooang.com | Keinginan untuk hidup makin praktis mendesak kita untuk memilih segala hal yang anti-ribet. Salah satunya adalah rumput sintetis. Berbeda dengan rumput hidup yang butuh dipangkas, disiram, dan dicabuti gulmanya, rumput sintetis tidak memerlukan itu semua. Namun, bukan berarti rumput sintetis tidak butuh dirawat sama sekali. Anda yang memiliki persewaan lapangan futsal atau menggunakan rumput sintetis untuk halaman rumah wajib menyimak tips ini.

Rumput sintetis dipasang dengan paku khusus pada lantai semen. Biasanya juga menggunakan lem khusus. Lem ini bisa berkurang daya rekatnya jika terkena cairan berlebih, misalnya saat turun hujan. Gesekan-gesekan kaki juga berpotensi membuat lapisan rumput mudah lepas karena tarikan dari dari alas kaki saat bergeser. Untuk rumah, cek rumput sintetis minimal sebulan sekali. Untuk lapangan futsal, cek minimal seminggu sekali. Apalagi tidak jarang pemain futsal suka tidak menggunakan kaos sehingga keringatnya cepat menetes, membuat rumput cepat basah. Kebiasaan meludah juga harus dihindari.

Meskipun minim perawatan, rumput sintetis kurang ramah lingkungan karena tidak menyerap air. Jadi, masih yakin mau pakai rumput sintetis?

(Baca juga: Yuk, Hijaukan Lingkungan dengan Rumput Sintetis!)