Reading Time: 2 minutes
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
Susaloon-by-Elii-Architects_dezeen_sq

Rooang.com | Anak muda yang ingin hidup lebih mandiri, mungkin memutuskan untuk tinggal di apartemen. Dengan kebutuhan kamar untuk seorang, maka ukuran apartemen juga tidak seluas rumah. Namun bagaimana jika banyak teman yang akan berkunjung atau sekedar berkumpul membicarakan tugas kelompok? Akan butuh ruang yang cukup lapang, bukan? Akan lain ceritanya jika Anda memiliki apartemen lipat yang bisa membuat keberadaan perabotan tidak memakan tempat.

Di Madrid, sebuah firma arsitektur Elii Architects mendapatkan proyek dari seorang klien yang menginginkan ruangan apartemen yang lapang dan bebas dari kekacauan (terlalu banyak perabotan, dsb). Sedangkan luas unit apartemennya hanya 23,5 meter persegi.

Lalu, apa yang dilakukan oleh tim dari Elii Architects? Yang pertama adalah melapisi seluruh dinding di ruangan utama dengan panel tembus pandang. Tujuannya ialah menciptakan ruangan yang fleksibel.

Susaloon-by-Elii-Architects_dezeen_468_7Image credit

Unit apartemen yang sekilas mirip dengan rumah Jepang ini berisi perabotan-perabotan besar yang makan tempat, namun diubah menjadi perabotan yang bisa dilipat ke dalam panel dinding. Jika Anda menariknya, Anda akan mendapati meja makan, meja kerja, meja setrika, dan juga tempat tidur yang ‘tersembunyi’ di balik panel dinding.

Sebuah tempat tidur lipat yang berengsel ke bawah berada pada salah satu sisi dinding, sementara meja dan tempat duduk yang dimasukkan ke sisi dinding yang berlawanan. Pintu yang tertutup kain layar tembus dapat ditarik hingga menutupi ruang utama untuk memisahkan daerah ini dengan ruang tamu untuk memberikan privasi tamu.

Ketika ruang tidak digunakan sebagai kamar tidur, pintu layar tembus dapat dibiarkan terbuka untuk meningkatkan kelapangan ruangan apartemen.

Susaloon-by-Elii-Architects_dezeen_468_1Image credit

Susaloon-by-Elii-Architects_dezeen_468_4Image credit

Susaloon-by-Elii-Architects_dezeen_468_5Image credit

Susaloon-by-Elii-Architects_dezeen_468_6Image credit

Susaloon-by-Elii-Architects_dezeen_2Image credit

Ide ini terinspirasi dari konversi loteng yang dilakukan para arsitek kota Madrid pada tahun 2014, di mana perabotan digantung dari langit-langit pada katrol dan lemari yang tersembunyi di balik lantai.

Anda yang memiliki apartemen mungil tertarik untuk mencobanya? Diskusikan terlebih dahulu dengan arsitek dan desainer interior kepercayaan Anda, dan keluarkan seluruh kreatifitas Anda.

 

 

Sumber :

www.dezeen.com