Reading Time: 3 minutes
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
Studio-Dental_Montalba-Architects_dezeen_784_0

Rooang.com | Kendaraan, sesuai dengan fungsinya, digunakan sebagai alat transportasi. Namun, saat ini marak bermunculan kendaraan-kendaraan yang diparkir di tepi jalan, kemudian difungsikan sebagai toko berjalan dengan membuka pintu bagasi.

Di Jakarta dan Bandung, kendaraan tak hanya bisa dijadikan toko, tapi juga jadi kafe. Anak-anak muda kota besar memunculkan ide kreatif mengubah truk menjadi kafe, yang diberi nama Food Truck. Fenomena ini mungkin terjadi akibat keterbatasan ketersediaan lahan sementara permintaannya makin meningkat.

Semakin jauh berkembang, kini ada banyak ide untuk memfungsikan kendaraan. Salah satunya diubah menjadi mobile dental clinic atau klinik gigi berjalan.

Di San Fransisco, Amerika Serikat, sebuah firma arsitektur bernama Montalba pun tertantang untuk melaksanakan eksperimen menarik ini. Sebuah truk kontainer berukuran 21 meter persegi dengan tinggi 11 meter ini memiliki tampilan eksterior berwarna hitam, sangat sederhana dan efisien.

Tampilan yang sederhana dari luar, ternyata tak mampu mencerminkan kecanggihan teknologi yang ada di dalamnya. Di dalam Studi Dental ini berisi ruang sterilisasi, area tunggu, serta dua ruangan operasi – ruangan yang digunakan untuk memeriksa dan mengobati pasien.

Tak tanggung-tanggung, kata sang perancang, Studi Dental ini mampu memberikan pelayanan yang sama dengan klinik gigi pada umumnya (yang menetap, tidak bergerak), seperti pembersihan, tambal gigi, dan pemutihan.

image credit

Sedangkan pada interiornya, tim desainer memberikan sentuhan material yang hangat dan sangat welcoming. Dengan menggunakan panel-panel millwork pada dinding dan mengembangkan motif berlubang untuk menambahkan pola visual yang menarik pada permukaannya.

“Ruangan yang minimalis dan terang dimaksudkan untuk menciptakan ‘atmosfer yang sederhana’ agar pasien dapat rileks,” menurut para tim desainer.

image credit

image credit

Tantangan terbesar dalam proyek tersebut adalah bagaimana memampatkan fungsi ruang yang besar ke dalam ukuran ruang yang padat. Hal ini penting, kata sang perancang, karena sebuah desain tidak hanya diukur dari seberapa jauh tingkat kreatifitas dan konsep yang menarik namun juga harus efektif dan efisien.

Pada area tunggu pasien, tidak terlihat meja registrasi pada umumnya. Disini, pasien melakukan pendaftaran via online dengan iPad. Konsepnya adalah paper less dan human less.

Pada ruangan utama, Anda tak akan menemukan jendela pada sekeliling dinding. Para tim desainer sengaja menempatkan ventilasi udara di langit-langit untuk menghindari polusi udara kendaraan. Selain itu, langit-langit ini juga difungsikan untuk menangkap cahaya matahari.

image credit

Studio-Dental_Montalba-Architects_dezeen_468_15image credit

Studio-Dental_Montalba-Architects_dezeen_468_10image credit

Keberadaan Studi Dental ini pun mendapatkan apresiasi dari The American Institute of Architects sebagai pemenang National Healthcare Design Award 2015. Para juri memandang bahwa Studio Dental menjadi jawaban atas tren desain industri klinik kesehatan bergerak.

Tercatat, proyek ini adalah kali kedua Montalba Architects berkolaborasi dengan Studio Dental. Pada tahun 2010, tim arsitek merancang kantor pertama klinik gigi itu di San Francisco.

Montalba Architects sendiri, didirikan pada tahun 2004 oleh David Montalba, yang memegang gelar dari SCI-Arc dan University of California – Los Angeles (UCLA). Keahliannya di bidang desain rumah, restoran, toko-toko mewah dan bangunan mixed-use.

 

Sumber :

www.dezeen.com