Reading Time: 2 minutes
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
IMG_1822

Rooang.com | Bali selalu menginspirasi. Kekayaan Pulau Dewata ini tak ada habisnya memberikan ilham bagi para kreator untuk berkarya. Ada saja bagian dari Pulau Seribu Pura ini yang bisa dialihrupakan ke seni lain. Desain, salah satunya.

Ragam karya desain yang dipamerkan di event CASA by BRAVACASA, dua di antaranya mampu mencuri perhatian. Barong Credenza karya Bhaskara Paramarsatya dan Barong Tea Set karya William Zefanya T. N.

Barong Credenza tampil mencolok di antara jajaran produk di booth Indonesia Desainer Corner. Masuk dalam segmen furnitur, karya Bhaskara ini memiliki point of interest pada lukisan barong di bagian center front. Lukisan barong ini menyamarkan area laci yang terbagi jadi tiga. Penonjolan karakter Bali ini kian terbantu oleh finishing hijau yang ada di sisi kanan dan kiri.

barong credenza

Karya Bhaskara yang dibuat tahun 2015 ini memiliki dimensi 85 cm x 140 cm x 50 cm dengan material hardwood, melamic doff, dan duco doff finishing.

Terinspirasi dari hal yang sama namun di kategori berbeda, Barong Tea Set karya William Zefanya T. N. juga tampil memukau. Ia mendesain kitchenware yang disaripatikan dari bentuk barong, tapi dengan konsep yang lebih playful. Telinga cangkir yang lebar, hiasan mata melotot, serta ‘kaki’ cangkir yang akan tampak seperti mulut saat didudukkan di tatakan kayu, akan membuat para pecinta teh merasa gemas ingin memilikinya.

Barong Tea Set karya william zefanya

barong tea set

Atas karyanya yang tidak hanya fungsional namun artistik ini, William yang merupakan mahasiswa Desain Industri ITB ini pun dinobatkan sebagai pemenang Bravacasa Design Challenge 2015 untuk kategori kitchenware. Design value-nya paling kuat dibandingkan Nyeupan Steamer karya Iklima Amalia dan Cobocan karya Mansell Mulyadi yang dikompetisikan pada kategori tersebut.

Ya, para desainer muda Indonesia yang memiliki kepekaan lokalitas ini memang layak diapresiasi. Harapannya, mereka terus berinovasi menciptakan karya-karya unggul yang berakar dari kekayaan budaya Indonesia sekaligus berkualitas internasional.

Maju terus desainer Indonesia!