Reading Time: 2 minutes
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
DSC05791

Rooang.com | Workshop “Revitalisasi Adaptive Re-use” merupakan langkah awal dari Jakarta Architecture Triennale (JAT) 2015 untuk merealisasikan mimpi Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta. Ini salah satu cara untuk menunjukkan konsistensi IAI Jakarta yang selalu  memeriahkan area-area publik selain mal dalam setiap event-nya. Kegiatan ini juga bentuk rekam jejak yang semoga bermanfaat, tidak hanya untuk profesi arsitek, tetapi juga publik.

Stasiun Jakarta Kota (Beos) pun dipilih sebagai venue. Keberadaan stasiun ini sangat spesial karena selain merupakan bangunan cagar budaya (heritage), stasiun ini juga merupakan bangunan publik yang memiliki traffic sangat tinggi. Di bangunan ini terdapat area-area yang telah terbengkalai dalam beberapa kurun waktu terakhir dan dianggap sangat cocok untuk direvitalisasi dan dihidupkan kembali.

Pada 12 September 2015 lalu, workshop “Revitalisasi Adaptive Re-use” Stasiun Jakarta Kota telah berhasil diselenggarakan. Beberapa arsitek ahli di bidang konservasi diundang sebagai narasumber, seperti: Nadia Purwestri, Arya Abieta, Boy Bhirawa, Budi Lim, Gregorius Supie, dan juga Tim Arsitek dari PT. KAI (Riza dan Aditya K.).

DSC05541

DSC05559

DSC05609

DSC05695

DSC05704

DSC05720

Workshop ini berjalan dengan lancar. Kegiatan pertama dimulai dengan melakukan peninjauan lokasi yang bertempat di lantai 2 Stasiun Jakarta Kota. Para peserta kemudian meneruskan workshop di restoran Bangi Kopitiam, Kota Tua. Peserta yang hadir di antaranya adalah Anggota IAI, rekan sejawat arsitek,  mahasiswa arsitektur, serta beberapa media.

Kegiatan workshop ini menghasilkan gagasan program ruang dengan adaptasi alih fungsi yang dapat diterapkan pada Lantai 2 Stasiun Jakarta Kota. Tujuannya untuk melestarikan bangunan cagar budaya guna meningkatkan nilai bangunan sesuai dengan kaidah Konservasi.

Berbagai usulan dalam workshop ini akan dikembangkan menjadi sebuah rencana revitalisasi. Inisiasi implementasi awalnya dibentuk lewat kegiatan JAT 2015 sebagai tempat pameran dan venue utama berbagai rangkaian kegiatan JAT 2015. Diharapkan inisiasi awal di JAT 2015 oleh IAI Jakarta bekerja sama dengan PT. KAI ini tidak hanya dapat merevitalisasi Stasiun Kota (Beos), namun juga dapat menjadi bagian dari kegiatan besar menghidupkan kembali kota tua Jakarta.

 

Dokumentasi Foto: Sekretariat Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta