Reading Time: 3 minutes
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
material-atap-rumah

Rooang.com | Atap adalah bagian yang sangat penting untuk rumah. Tanpa atap, rumah hanyalah dinding yang tak terlindung dari cuaca dan ancaman lainnya. Pemilihan atap pun tidak bisa sembarangan. Memilih atap bukan hanya soal warna, desain, dan harga. Sebelum memilih material atap, perhatikan dulu poin-poin di bawah ini.

1. Kekuatan bangunan

material atap beton untuk bangunan rumah
sumber gambar: 2016-rumah.ga

Tanyakan apakah pondasi dan rangka atap yang digunakan akan cukup kuat untuk menahan beban berat dari genteng yang dipilih. Atap beton dan tanah liat memiliki bobot paling berat dan akan membebani pondasi.

2. Kemampuan tukang

cara pemasangan nok atap onduline
sumber gambar: onduline.wordpress.com

Sebagian jenis atap memerlukan keterampilan khusus dalam memasangnya, yang belum tentu bisa dilakukan oleh tukang biasa. Misalnya pemasangan atap metal, atap sirap kayu, dan atap bitumen tentu tidak sama dengan pemasangan atap tanah liat. Apakah tukang borongan yang Anda pakai jasanya bisa mengerjakan atap dengan material yang Anda pilih?

3. Model bangunan

pemanfaatan material atap sirap kayu untuk gazebo dan bangunan rumah
sumber gambar: perumahanmodern.ga

Setiap material atap biasanya memiliki model yang berbeda. Contohnya, atap bitumen dan atap metal memiliki bentuk yang berbeda. Jika rumah Anda bergaya kolonial Eropa, maka atap bitumen akan sangat menunjang tampilan. Untuk rumah bergaya etnik tradisional dan bertema alam, atap sirap kayu atau atap rumbia adalah pilihan tepat.

4. Iklim dan cuaca

material atap dari tanah liat dengan warna cerah akan meredam panas yang masuk ke ruangan
sumber gambar: kajebe.com

Perhatikan di daerah mana Anda membangun rumah. Untuk rumah dengan tekanang angin tinggi, maka sebaiknya pilih atap yang agak berat dan bisa terpasang kuat. Jangan pilih atap metal yang mudah lepas. Atap metal juga tidak cocok untuk daerah dengan cuaca panas. Pilihan warna juga sangat berpengaruh. Warna gelap tidak cocok untuk daerah tropis karena warna gelap mudah menyerap panas.

5. Alternatif lainnya

model atap green roof dapat meredam panas pada ruangan sekaligus menampung air hujan
sumber gambar: apsva.us

Selain material atap yang biasa kita ketahui, masih ada alternatif lain yang bisa Anda coba. Misalnya atap dengan solar panel untuk membuat pasokan listrik sendiri, atau green roof untuk membuat cadangan air dan mendinginkan bangunan.

atap dengan panel surya untuk membuat pasokan listrik sendiri sehingga tidak tergantung pada PLN
sumber gambar: www.zmescience.com