Reading Time: 2 minutes
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
Tulis-Dinding

Rooang.com | Pecinta cerita fiksi biasanya memiliki imajinasi yang luas. Mereka punya ide-ide liar yang terkadang tidak cukup ditampung oleh otak. Membaca fiksi akan mendorong mereka berkreasi. Entah membuat cerita, hasta karya, atau produk-produk kreatif lainnya.

Siapa sih, misalnya, yang tidak terdorong untuk memiliki sapu terbang ala Harry Potter? Diam-diam, pecinta Harry Potter pasti ingin jika sapu terbang itu terwujud juga dalam kehidupan nyata.

Mereka yang gemar cerita-cerita ala Disney, pasi pula akan benar-benar terhipnotis oleh cerita ala negeri dongeng itu. Entah ingin berdandan ala Princess atau memimpikan pesta pernikahan ala Aladin.

Nah, bagi penggila buku fiksi, biasanya memiliki bagian favorit. Entah penggalan kalimat yang inspirasional atau adegan tertentu yang memicu imajinasi dan emosi. Nah, bagaimana jika memori itu tidak hanya tersimpan di otak Anda, tapi juga bisa Anda berulang-ulang di dinding rumah Anda?

Ngawur! Dinding akan jadi semrawut. Mungkin itu yang terbersit di benak Anda pertama kali. Tapi, kenapa tidak Anda coba? Sosok kreatif identik dengan mereka yang berani ambil risiko dan tak takut berbuat salah.

(Baca juga: Kreatif Manfaatkan Area di Samping Dinding Kaca)

Tapi, sebelum melakukannya, pertimbangkan beberapa hal berikut.

  1. Apakah tulisan Anda cukup indah? Apakah Anda suka melihat tulisan tangan Anda? Jika iya, lanjut ke nomor dua.
  2. Apakah Anda bisa menulis dengan kuas? Tinimbang spidol atau bolpoin, kuas akan membuat tulisan di dinding Anda terlihat lebih nyeni dengan goresan ujung kuas tersebut.
  3. Apakah Anda ingin tulisan di dinding tersebut permanen? Jika tidak, Anda perlu mengecat ulang dinding dengan cat anti-noda. Cat jenis ini bisa Anda temukan di toko bangunan. Atau bisa pula dengan membut dinding Anda dicat hitam. Lalu, Anda menulis dengan batang kapur.
  4. Perkirakan jumlah huruf dengan luas permukaan dinding. Cobalah bikin sketsa kasar dengan pensil sebelum Anda mulai menyapukan kuas.

Bagaimana, Sobat Rooang? Anda sudah siap membuat dinding rumah Anda sebagai bagian dari cerita favorit Anda?

(Baca juga: Cara Paling Mudah untuk Membuat Letter Art pada Dinding Papan Tulis)