Reading Time: 3 minutes
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
big-square-mirror

Rooang.com “Mirror, mirror on the wall.. Who is the fairest of them all?” Pertanyaan itu mungkin sering kita dengar saat melihat cerita dongeng Snow White, atau sering kita ucapkan saat ngaca di cermin? Tak sedikit dari kita, baik laki-laki maupun perempuan, yang sering ngaca. Hobi yang kini berubah menjadi kebutuhan ini membuat cermin menjadi perabotan rumah yang wajib dimiliki. Lantas, dimana tempat terbaik untuk meletakkan cermin?

Sebuah cermin jika diletakkan di tempat terbaik, akan menghasilkan ilusi optik yang dapat mentransformasikan ruangan Anda. Apalagi apabila Anda tinggal di tempat yang kecil. Dengan teknik penataan yang tepat, serta beberapa tips dan trik dari desainer interior, cermin dapat “menggandakan” ruangan Anda.

Pintu Masuk

(Cermin besar yang diletakkan tepat di samping pintu masuk. Sumber foto: apartmenttherapy.com)

Hallway atau pintu masuk biasanya berisi galeri foto ataupun dekorasi hiasan rumah lainnya, dimana terdapat foyer, tanaman, dan lain sebagainya. Tapi tak ada salahnya untuk meletakkan cermin yang besar di pintu masuk rumah, berhadapan dengan sofa dan kursi.

Ruang Tamu

Ruang tamu adalah ruangan krusial yang membutuhkan penataan yang pas. Cermin dapat membantu meringankan beban ini, sebab cermin memiliki dua fungsi di ruang tamu. Sebagai hiasan, dan juga sebagai reflektor objek, sehingga pengunjung di rumah Anda tidak akan merasa bosan dengan ruang tamu Anda yang berukuran mungil.

(Sumber foto: brabbu.com)

Dapur

(Dimana letak cerminnya? Sumber foto: apartmenttherapy.com)

Cermin yang tinggi dari lantai hingga menempel ke langit-langit, juga dapat menjadi pilihan untuk ‘mengakali’ dapur yang sempit.

Kamar Tidur

(Cermin juga dapat dijadikan headboard. Sumber foto: apartmenttherapy.com)

(Cermin yang menyatu dengan almari. Sumber foto: design-milk.com)

Ada banyak spot di kamar tidur untuk meletakkan cermin. Di atas ranjang dijadikan headboard, dibuat menyatu dengan almari pakaian, atau diletakkan berdiri begitu saja di sudut kamar.

Tambahan:

Tak Cukup Satu

(Sumber foto: vspass.com)

Dua termin yang diletakkan bersebelahan tidak terkesan lebay, kok. Tinggal pilih gaya dan bentuk yang sesuai dengan gaya interior. Serta, pilihlah bentuk yang simpel dan tidak terlalu banyak lengkungan.

(Sumber foto: bhg.com)

Letaknya di Sudut Tak Terduga

(Cermin yang diletakkan di antara jendela. Sumber foto: apartmenttherapy.com)

Dengan Dekorasi yang Unik

(Cermin berbentuk jendela yang dihias dengan tirai. Sumber foto: apartmenttherapy.com)

Built-in pada Furnitur

(Pintu kabinet yang dipasang cermin. Sumber foto: housebeautiful.com)

(Cermin yang terpasang pada rak buku. Sumber foto: designsponge.com)

3 COMMENTS