Reading Time: 3 minutes
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
basement_without_drywall_16580_1920_1080

Rooang.com| Gipsum adalah material yang sering digunakan dalam pembangunan rumah. Dengan seringnya digunakan, harusnya gipsum sudah menjadi alternatif pilihan dalam membangun dinding rumah. Namun sayangnya, hal itu justru masih minim dan masyarakat enggan menggunakannya. Masyarakat kebanyakan masih terpaku menggunakan gipsum sebagai ceiling atau langit-langit rumah.

Gipsum sudah jamak digunakan sebagai bahan bangunan, tapi jarang digunakan sebagai dinding atau dry wal. Sumber: http://saguarodrywall.com
Gipsum sudah jamak digunakan sebagai bahan bangunan, tapi jarang digunakan sebagai dinding atau dry wal. Sumber: http://saguarodrywall.com

Gipsum sebagai langit-langit masih menjadi pilihan utama khalayak umum, tapi untuk aplikasi dry wall atau tembok kering masih butuh edukasi. Namun sobat, ternyata dry wall memiliki pasarnya sendiri. Contohnya pengembang apartemen dan hotel-hotel berbintang lima arahnya sudah mulai menggunakan gipsum sebagai pilihan untuk membangun property mereka.

Meski ringan gipsum juga cukup kuat untuk digunakan sebagai dinding. Sumber: http://saguarodrywall.com
Meski ringan gipsum juga cukup kuat untuk digunakan sebagai dry wall. Sumber: http://saguarodrywall.com

Tembok kering didefinisikan sebagai cara membangun tembok tanpa menggunakan metode konvensional dengan bahan bata, semen, pasir, dan sebagainya.

Pengerjaan dry wall mudah dan cepat. Sumber: http://saguarodrywall.com
Pengerjaan dry wall mudah dan cepat. Sumber: http://saguarodrywall.com

Penggunaan gipsum sebagai dry wall memiliki beberapa keuntungan jika dibandingkan dengan membangun dinding secara konvensional. Dry wall ini lebih ringan ketimbang jika sobat menggunakan bata atau batako dan mampu menghemat hingga 6 sampai 7 persen. Keuntungan lainnya, adalah cara pengerjaan dry wall lebih simpel dan mudah serta hasilnya lebih bagus dan lebih cepat.

Kelenturan gipsum mempermudah sobat mengaplikasikan desain pilihan. Sumber: http://saguarodrywall.com
Kelenturan gipsum mempermudah sobat mengaplikasikan desain pilihan. Sumber: http://saguarodrywall.com

Rooang contohkan dalam kasus ini, gipsum dengan ukuran 1,2 meter x 2,4 meter dan luasannya yang mencapai hampir 3 meter persegi bisa digunakan untuk membangun tembok dalam waktu 3-5 menit.

Gipsum juga bisa dipadukan dengan material lain. Sumber: http://saguarodrywall.com
Gipsum juga bisa dipadukan dengan material lain. Sumber: http://saguarodrywall.com

Berbeda dengan pembangunan dinding konvensional yang cenderung tidak memiliki standarnya sehingga seringkali terdapat tembok-tembok yang retak. Kasus yang ada pada pembangunan dinding konvensional biasanya terdapat campuran antara pasir, semen, dan batako. Campuran itu kan yang mengatur tukang, jadi kalo dia capek sama waktu masih segar kan bisa beda takarannya. Untuk masalah proses mixing-nya tidak standar jadi hasilnya pun tidak konsisten.
Dari sisi harga, penggunaan gipsum sebagai dry wall juga mampu menghemat pengeluaran hingga 10 persen ketimbang menggunakan bata atau batako sebagai material dinding.

Jadi sobat sudah saatnya mengubah mindset penggunaan gipsum pada umumnya. Terbukti dry wall yang terbuat dari gipsum memiliki banyak keuntungan dan tidak kalah jika dibandingkan dengan tembok konvensional. kalau masih ragu, bisa langsung konsultasi dengan personal designer sobat disini.