Reading Time: 3 minutes
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
CityTrees-Vincent-Callebaut-3
Sumber : http://inhabitat.com/

Sobat rooang, pernah mendengar istilah vertical city? Mungkin ada yang sudah pernah mendengar dan pasti ada yang belum pernah sama sekali mendengarnya bukan? Berikut rooang berikan penjelasannya! Stay tuned!

Dengan keberadaan populasi manusia yang setiap hari, setiap bulan dan setiap tahun selalu bertambah, maka secara alami arah pertumbuhan kota akan menjadi ke atas. Apa maksudnya? Maksudnya adalah dengan pertumbuhan manusia yang terus meningkat maka kebutuhan akan tempat tinggal juga akan meningkat namun kondisi atau ketersediaan lahan semakin terbatas. Hal itu lah yang membuat para arsitek, perancang tata kota serta developer ramai menggalakkan desain bangunan serbaguna yang terdiri atas banyak lantai dengan berbagai macam fungsi di dalamnya. Ada fungsi hunian, hotel, dan ritel. Sehingga dimaksudkan bisa mengurangi kemacetan dan polusi udara yang menjadi ‘musuh’ untuk setiap kota metropolitan.

Vertical city merupakan istilah untuk kota-kota metropolitan di masa depan. Mengapa? Karena semua bangunan yang ada di kota-kota metropolitan di masa depan akan berupa bangunan tinggi pencakar langit. Vertical city dimaksudkan untuk mengubah wajah di kota metropolitan yang sudah semakin sempit dengan keberadaan manusia yang tinggal di dalamnya. Apartemen ,Mix Used Building hadir sebagai solusi jawaban bagi kita di masa depan yang rindu akan keberadaan ruang terbuka hijau. Jika semua fungsi rumah tinggal, hotel, kantor, ritel, mall bisa dijadikan di satu bangunan maka polusi udara akan berkurang, taman-taman kota semakin banyak, ruang terbuka hijau juga semakin banyak serta ruang publik sebagai area bersosialisasi juga akan semakin banyak.

Sumber : http://www.arch2o.com/
Sumber : http://www.arch2o.com/

Keberadaan vertical city ini juga memberikan keuntungan untuk tiga aspek kehidupan. Yaitu :

  • Lingkungan

Menekan pemanasan global, melestarikan keberadaan tanah, membuat banyak ruang terbuka hijau, menghadirkan makanan dari lahan pertanian yang sehat.

Sumber : http://inhabitat.com/
Sumber : http://inhabitat.com/
Ilustrasi green vertical city. Sumber: http://frameworks.ced.berkeley.edu/
Ilustrasi green vertical city. Sumber: http://frameworks.ced.berkeley.edu/
  • Umum

Memaksimalkan kepadatan penduduk dan efisiensi di setiap bangunan tinggi. Memaksimalkan jarak antar bangunan untuk bisa ditempuh dengan berjalan kaki ± 15 menit.

Sumber : https://florafocus.wordpress.com/
Sumber : https://florafocus.wordpress.com/
  • Sosial Ekonomi-Politik

Keberadaan Mix Used Building diharapkan mampu mengurangi kemacetan di jalan raya serta meminimaliskan polusi udara di perkotaan. Karena dengan adanya Mix Used Building kebutuhan masyarakat akan hunian, pekerjaan, pendidikan, hiburan, pelayanan kesehatan serta pelayanan jasa lainnya bisa didapatkan di dalam satu gedung bangunan, tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi atau umum untuk menjangkaunya.

Sumber : http://designtaxi.com/
Sumber : http://designtaxi.com/
Sumber : https://id.pinterest.com/
Sumber : https://id.pinterest.com/

Lalu, bagaimanakah persiapan sobat rooang menghadapi vertical city di masa depan?