Reading Time: 3 minutes
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
G0452385-768x576
Sumber: andthenwesaved.com
Micah, Jana, little Silas bersama anjing mereka. Sumber: andthenwesaved.com
Micah, Jana, little Silas bersama anjing mereka. Sumber: andthenwesaved.com

Agar hidup mereka sebagai keluarga baru bisa terbebas dari hutang, di San Fransisco, ada sebuah keluarga kecil yang berisi tiga orang dan satu anjing, Micah, Jana dan Silas yang memiliki rumah super mungil. Walaupun rumah mereka mungil, tetapi tidak ada kesan sempit bahkan malah terkesan luas karena Micah dan Jana dapat menata dekorasi sedemikian rupa sehingga pas dengan rumah mereka yang mungil. Bagaimana isi di dalam rumah keluarga kecil tersebut? Yuk Sobat Rooang kita lihat bersama.

Sumber: andthenwesaved.com
Sumber: andthenwesaved.com

Mereka yang pada dasarnya adalah pasangan yang suka berpetualang dan menyukai tantangan tidak memiliki kekhawatiran saat harus memilih rumah mungil sebagai tempat tinggal. Mereka beralasan tidak ingin memiliki banyak hutang di usia pernikahan mereka yang masing muda. Saat dilihat dari luar, tidak ada yang istimewa dari rumah Micah dan Jana ini.

Sumber: andthenwesaved.com
Sumber: andthenwesaved.com

Micah mengaku kalau dia mengerjakan sendiri semua pembangunan karena lebih menghemat biaya dan rasanya menyenangkan saat membangun rumah menggunakan tangan sendiri. Beruntung, seorang pembuat rumah mungil di Amerika bernama Andrew, berminat untuk membantu Micah dan Jana. Walaupun rumah mereka mungil, Jana tetap ingin rumah mungil itu memiliki banyak jendela supaya mendapatkan penerangan alami dari matahari.

Sumber: andthenwesaved.com
Sumber: andthenwesaved.com
Sumber: andthenwesaved.com
Sumber: andthenwesaved.com

Kamar tidur berdekatan dengan atap rumah, tetapi karena lebarnya jendela yang memberikan penerangan alami membuat ruangan itu tidak terkesan sempit. Micah mendesain semaksimal mungkin agar kamar tidur mereka tetap nyaman walaupun berada di atap rumah.

Sumber: andthenwesaved.com
Sumber: andthenwesaved.com

Micah dan Jana mendesain dapur mereka dengan desain normal seperti berada di rumah pada umumnya, tetap terkesan glamor agar kegiatan memasak menjadi lebih menyenangkan. Untuk menghemat biaya, Jana tidak memasang mesin pencuci piring pada dapur mereka.

 

Sumber: andthenwesaved.com
Sumber: andthenwesaved.com
Sumber: andthenwesaved.com
Sumber: andthenwesaved.com

Untuk kamar mandi, Micah dan Jana juga membuatnya semaksimal mungkin supaya bisa ditempati mesin cuci. Mereka tidak menggunakan bath tub karena menurut mereka hanya akan memakan banyak tempat. Walaupun kamar mandi mereka minimalis, tetapi kesan nyaman tetap terlihat di kamar mandi ini.

Sumber: andthenwesaved.com
Sumber: andthenwesaved.com

Tempat ternyaman di dalam rumah mereka, menurut Jana, adalah kamar tidur, karena dia senang bisa menatap atap kayu di atasnya ketika sedang tidur. Dia merasa menyatu dengan alam dan itu membuatnya merasa sangat nyaman.

Sumber: andthenwesaved.com
Sumber: andthenwesaved.com

Sobat Rooang yang memiliki ruangan sempit juga bisa memulai untuk mendesainnya seperti Micah dan Jana, memaksimalkan jumlah perabotan tetapi ruangan tetap terkesan luas dan nyaman untuk ditempati. Yuk diskusikan desain rumah Sobat bersama Rooang.