Reading Time: 3 minutes
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
22
Sumber : http://www.archdaily.com/

Sobat rooang yang hobi membaca pasti, berkunjung ke perpustakaan adalah hal yang pasti dan sering dilakukan, bukan? Tapi, apakah sobat rooang sudah pernah berkunjung ke perpustakaan keren berikut ini?

Seattle Library merupakan pusat perpustakaan yang ada di kota Seattle, Washington. Seattle Library sendiri sebenarnya sudah ada sejak tahun 1890. Kemudian Seattle Library ini terus mengalami perbaikan atau renovasi secara berkala, hingga pada tahun 2004 Rem Koolhaas bersama tim  OMA (Office of Metropolitan Architecture) diminta untuk ikut mendesain proses renovasi bangunan pada Seattle Library.  Lalu bentuk bangunan Seattle Library pun berubah menjadi bergaya post-modern architecture seperti ini.

Menurut sudut pandang dari beberapa arsitek, Seattle Library ini tidak hanya sekedar sebuah perpustakaan yang memajang dan mengoleksi buku-buku. Namun Seattle Library ini membawa konsep perpustakaan yang baru yaitu sebagai pusat segala bentuk informasi, dengan menggunakan sistem informasi digital sebagai pusat data informasinya.

Sumber : http://www.archdaily.com/
Sumber : http://www.archdaily.com/

Dalam gambar potongan berikut ini, terlihat jelas pembagian ruang dan zona di dalam Seattle Library sesuai dengan fungsinya masing-masing. Zona pembagian antar ruang dibagi menurut sifat ruangannya yaitu privat atau publik.

Sumber : http://www.archdaily.com/
Sumber : http://www.archdaily.com/

Pembagian zona  di Seattle Library menurut fungsinya dibentuk dengan diagram platform. Pembagian platform zonasi ruang tersebut di atas dibuat berdasarkan kluster-kluster yang mengikuti prinsip-prinsip dalam arsitektur. Setiap zona ruangnya di desain sesuai fungsinya masing-masing. Berdasarkan pertimbangan melalui luasan ruang, pola sirkulasinya, fleksibilitas ruang, warna, struktur hingga mekanikal elektrikal dan plumbing (MEP).

Sumber : http://www.archdaily.com/
Sumber : http://www.archdaily.com/
Sumber : http://www.archdaily.com/
Sumber : http://www.archdaily.com/

Dan ini adalah diagram pembagian zonasi menurut jenis buku bacaan di Seattle Library. Area membaca diletakkan di paling atas dengan mendesain bagian interiornya transparan, menggunakan konsep atap skylight sehingga sinar matahari masuk secara alami di dalam ruangan pada siang hari.

Konsep atap skylightnya didesain berbentuk seperti jaring-jaring. Dan akan menghasilkan bayangan sinar matahari yang indah di siang hari. Sumber : http://www.archdaily.com/
Konsep atap skylightnya di desain berbentuk seperti jaring-jaring. Dan akan menghasilkan bayangan sinar matahari yang indah di siang hari. Sumber : http://www.archdaily.com/
Suasana kegiatan membaca pada siang hari di Seattle Library. Sumber : http://www.archdaily.com/
Suasana kegiatan membaca pada siang hari di Seattle Library. Sumber : http://www.archdaily.com/

Dengan secara khusus mengubah bentuk lantai di bangunan Seattle Library ini, bangunan secara tidak langsung pada waktu yang bersamaan menterjemahkan bangunan yang sensitif (dengan bentuk eksterior bangunan yang transparan maka bangunan ini jadi peka terhadap pencahayaan alami), kontekstual (setiap tampak bangunan/fasad menampilkan sisi urban dari kota Seattle), dan iconic (bentuknya unik di antara bangunan di sekitarnya).

Desain lantai pada Seattle Library yang di desain 'berbeda' dengan bangunan tinggi pada umumnya. Sumber : http://www.archdaily.com/
Model maket Seattle Library Sumber : http://www.archdaily.com/
Detail struktur skylight. Sumber : http://www.archdaily.com/
Detail struktur skylight. Sumber : http://www.archdaily.com/
Sumber : http://www.archdaily.com/
Interior ruang baca Seattle Library. Sumber : http://www.archdaily.com/
Suasana koridor Seattle Library. Sumber : http://www.archdaily.com/
Suasana koridor Seattle Library. Sumber : http://www.archdaily.com/
Iconic Seattle Library. Sumber : http://www.archdaily.com/
Iconic Seattle Library. Sumber : http://www.archdaily.com/

Tertarik untuk berlibur sekaligus untuk mengunjungi perpustakaan keren di Seattle, sobat rooang?